Ramaikan Pasar Kendaraan Listrik, Tata Motors Siapkan Pabrik Baterai

Oleh Arief Aszhari pada 14 Mei 2022, 20:07 WIB
Diperbarui 14 Mei 2022, 20:07 WIB
Tata Motors sudah rencanakan untuk produksi mobil listrik
Perbesar
Tata Motors sudah rencanakan untuk produksi mobil listrik

Liputan6.com, Jakarta - Tata Group India mulai bergerak agresif di pasar kendaraan listrik. Bahkan, pabrikan Negeri Bollywood ini siap membangun pabrik baterai baik di dalam negeri maupun luar negeri. Hal tersebut, disampaikan oleh Pimpinan Perusahaan, Natarajan Chandrasekaran.

Disitat dari Reuters, pabrik baterai ini untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik, dan juga memperkuat rencana untuk meluncurkan 10 model mobil listrik pada 2025 hingga 2030.

Selain itu, Tata Motors juga akan mengikuti upaya pabrikan otomotif global yang mengejar strategi nol emisi untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan iklim yang kian ketat.

"Tekanan transisi iklim akan meningkat, tenggat waktunya pun semakin sempit," ujarnya sembari menambahkan Tata Grup segera mengumumkan tujuan untuk menjadi perusahaan yang netral karbon.

Sementara itu, rencana pabrik baterai ini merupakan bagian dari strategi yang lebih, agar perusahaan lebih siap di masa depan melalui investasi di sektor energi terbarukan, hidrogen, solusi penyimpanan dan ekonomi sirkular.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Suzuki Lebih Pilih Investasi Besar di India untuk Produksi Kendaraan Listrik

Suzuki berencana untuk berinvestasi sebesar US$ 1,37 miliar di India untuk meningkatkan produksi kendaraan dan baterai listrik. Hal tersebut tidak mengherankan, karena Negeri Bollywood merupakan pasar terbesar untuk pabrikan asal Jepang tersebut.

Disitat Reuters, hal ini adalah rencana pembangunan kendaraan listrik besar pertama yang diumumkan oleh Maruti Suzuki untuk India.

Hal ini, juga sebagai upaya dalam menyelaraskan dengan strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) fosil dan mengurangi populasi udara.

Produksi kendaraan listrik di India sendiri dijadwalkan akan dimulai pada 2025, di salah satu pabrik Suzuki yang sudah beroperasi terlebih dahulu. Sedangkan pabrik baru untuk memproduksi baterai kendaraan listrik, juga akan dimulai pada periode yang sama.

Suzuki sendiri memiliki pabrik di Gujarat dan Haryana. Tercatat, sebanyak setengah dari kendaraan baru yang dijual di India merupakan buatan Suzuki.

"Misi masa depan Suzuki adalah untuk mencapai netralitas karbon dengan mobil kecil," jelas Presiden Suzuki Motor, Toshihiro Suzuki.

Selain Suzuki, Tata Motors yang merupakan merek asal India saat ini menjadi penjual mobil listrik terbesar, dengan pesaingnya Mahindra dan pembuat motor TVS. Keduanya, juga tengah berencana untuk memperkuat bisnis kendaraan listriknya.

Infografis Ayo Jadikan 2022 Tahun Terakhir Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Ayo Jadikan 2022 Tahun Terakhir Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya