Perluas Pasar Ekspor, Gesits Mulai Lirik Australia dan Filipina

Oleh Arief Aszhari pada 03 Mei 2022, 10:03 WIB
Diperbarui 03 Mei 2022, 10:03 WIB
Motor Gesits
Perbesar
Motor Gesits terlihat di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/11). Motor Gesits ini akan diproduksi massal di pabrik perakitan yang berada di kawasan industri Wijaya Karya di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Merek motor listrik asal Indonesia, Gesits ingin terus memperluas pasar ekspor. Bahkan, pabrikan roda dua ramah lingkungan dalam negeri ini, sudah menjajaki pasar otomotif lainnya, seperti Australia dan Filipina.

"Kami sedang mencoba untuk masuk ke negara-negara seperti Australia dan juga Filipina. Sudah kirim contoh (produk) juga ke sana. Doakan ke depan bisa untuk memasuki pasar di negara tersebut," ujar Direktur Keuangan PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) Irsal Shaleh Matondang, disitat dari Antara, ditulis Senin (2/5/2022).

Sementara itu, Gesits sendiri telah mengekspor sebanyak 38 unit motor listrik ke Senegal. Selain itu, permintaan Gesits juga sudah sebanyak 200 unit dari Senegal dan 250 unit dari Nigeria.

Dengan semakin meningkatnya permintaan dari mancanegara, Gesits juga terus mengembangkan kualifikasi motor listriknya. Saat ini, Gesits tengah menyiapkan beberapa produk baru untuk menarik minat masyarakat.

Selain itu, Gesits juga menawarkan sejumlah keunggulan kepada konsumen seperti baterai yang telah menggunakan teknologi Battery Management System (BMS) yang membuat baterai relatif aman saat diisi daya kapan pun tanpa khawatir overcharged maupun korsleting listrik.

Gesits juga menghadirkan Gesits Apps, sebuah aplikasi yang berfungsi untuk menganalisa kesehatan kendaraan seperti status baterai. Aplikasi ini juga dapat dikoneksikan ke perangkat pemilik dengan menggunakan bluetooth.

**Pantau arus mudik dan balik Lebaran 2022 melalui CCTV Kemenhub dari berbagai titik secara realtime di tautan ini


Kolaborasi

Gesits juga terus meningkatkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang lebih baik. Keberadaan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan.

"Hal ini tentunya menjadi solusi mobilitas yang ramah lingkungan bagi masyarakat dengan produk dan pelayanan terbaik," kata Irsal.

Sebagai informasi, Gesits sendiri sudah menjadi salah satu motor listrik yang bisa menjadi pilihan konsumen. Kendaraan ramah lingkungan ini sudah mengadopsi permanent magnet synchronous motor 2kW rated, 5kW peak, Gesits memiliki tenaga puncak 5kW atau 7,5 Tk pada 3.600 rpm, dan torsi maksimal 30 Nm pada 0-2.125 rpm.

Akselerasi 0-50 km per jam diklaim membutuhkan waktu 5 detik, sedangkan kecepatan puncak mencapai 70 km/jam. Jarak tempuh single battery mencapai 50 kilometer, dan dual battery mencapai 100 kilometer.

Sistem pendinginan Gesits menggunakan pendingin udara. Belt penggeraknya menggunakan gates poly chain GT carbon belt.

Skuter listrik ini memiliki waktu pengecasan baterai sekitar 1,5-3 jam.

Infografis Hari Raya Idul Fitri
Perbesar
Infografis Hari Raya Idul Fitri
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya