Enea Bastianini Belum Tergoyahkan di Puncak Klasemen MotoGP 2022

Oleh Septian Pamungkas pada 21 Mar 2022, 15:04 WIB
Diperbarui 21 Mar 2022, 15:04 WIB
MotoGP
Perbesar
Enea Bastianini saat berlaga di MotoGP Mandalika 2022.

Liputan6.com, Jakarta - MotoGP Mandalika 2022 dimenangkan pembalap Red Bull KTM, Miguel Oliveira, disusul Fabio Quartararo dan Johann Zarco. Jalannya balapan sendiri berlangsung sengit karena bertarung dalam kondisi lintasan basah.

Usai seri kedua di Sirkuit Mandalika, Lombok, pembalap Gresini Racing MotoGP, Enea Bastianini, masih bercokol di puncak klasemen dengan raihan 30 poin. Ia mendapat tambahan lima (5) poin karena menuntaskan balapan di urutan ke-11.

Pembalap MotoGP asal Italia itu menuturkan, jalannya balap benar-benar sulit baginya lantaran lintasan basah. Selepas start, percikan air dari pembalap di depan membuat pandangan jadi terhalang.

"Saya harus waspada agar bisa mengendarai motor dengan baik. Karena pada awal lap saya tak bisa melihat apapun karena kondisi lintasan yang basah, membuat saya lebih berusaha. Akhirnya secara bertahap bisa menguasai keadaan. Bisa mendapat ritme dan bisa kembali kencang terutama di sisa sepuluh lap akhir," ujar Enea.

Dirinya merasa gusar karena gagal mempertahankan posisi. Padahal ia memiliki peluang untuk finis diurutan lebih baik lagi.

"Saya dipaksa melebar di tikungan dua oleh Darryn Binder yang padahal saya sudah membalap rombongan pembalap lain sehingga memaksa saya mengekor di rombongan," kata pembalap bernomor 23 itu.

"Beruntung saya bisa memperbaiki posisi dan posisi sebelas tidaklah buruk. Padahal bisa finis posisi delapan, maaf atas kejadian ini, tapi ini penting untuk menambah poin dan pada akhirnya balapan yang luar biasa," sambungnya.

Sementara rekan setimnya, Fabio Di Giannatonio, harus puas finis di posisi ke-18. Pembalap yang baru naik kelas dari Moto2 itu merasa kesulitan kala bertarung di lintasan basah.

"Sayangnya mulai hujan deras sebelum balapan dan benar-benar hal baru buat saya melajukan motor MotoGP di kondisi lintasan basah. Saya akhirnya menemukan ritme pada akhir balapan di mana kami sudah terlalu jauh dari posisi," jelas pembalap yang akrab disapa Diggia itu.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pengalaman Terbaik

Meski demikian, ia menganggap seri Mandalika tetap puas dengan hasil tersebut dan menjadikannya pengalaman terbaik.

Ini menjadi cambuk buat saya karena ingin melakukan yang terbaik, kami harus berusaha sementara ini. Tapi ini bagian dari proses pembelajaran," ujarnya.

Patrick Adhiatmadja selaku Executive Advisor PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) dan PT Federal Karyatama (PT FKT) mengapresiasi jerih payah kedua pembalap Gresini Racing MotoGP tersebut. Menurutnya, kedua pembalap sudah melakukan yang terbaik saat kondisi hujan di Sirkuit Mandalika.

"Enea menunjukkan perannya sebagai pembalap bertalenta dengan meraih tambahan poin untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen. Begitu juga dengan Diggia berjuang untuk dapat hasil terbaik di Mandalika," tutur Patrick.

"Semoga hasil ini bikin bangga Indonesia karena Federal Oil mendukung penuh Gresini Racing di kelas MotoGP," tutupnya.


Infografis Rookie MotoGP 2022

MotoGP
Perbesar
Infografis Rookie MotoGP 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya