Rekam Jejak TOYOTA GAZOO Racing di Indonesia dan Dunia

Oleh stella maris pada 17 Sep 2021, 00:00 WIB
Diperbarui 17 Sep 2021, 10:56 WIB
Toyota Gazoo Racing
Perbesar
Toyota Gazoo Racing. (Dok. Toyota)

Liputan6.com, Jakarta Kebutuhan mobilitas dan teknologi bergerak dinamis, seiring tren yang terus berkembang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan kendaraan yang sport dan sporty, yaitu TOYOTA GAZOO Racing (TGR).

TGR sendiri sudah diperkenalkan ke publik pada 2007, ketika para karyawan Toyota secara sukarela ikut ambil bagian dalam tim balap GAZOO Racing yang digelar nonstop 24 jam di Jerman.

Sejak itu, TGR konsisten berpartisipasi di berbagai ajang motorsport dunia dan resmi dirilis di Indonesia pada 2015. Lalu bagaimana rekam jejak TGR di Indonesia dan dunia? Yuk simak ulasannya berikut ini:

Lahir Hadapi Tantangan untuk Perubahan

Bicara tentang TGR, tak lepas dari hubungannya dengan dunia balap dan motorsport. Toyota, lewat pendirinya, Kiichiro Toyoda meyakini bahwa motorsport bukan sekadar hiburan.

Motorsport menjadi kesempatan bagi Toyota untuk bersaing dan mengembangkan diri hingga batas maksimal, untuk menghadirkan kendaraan yang lebih baik. Ya, seperti dijelaskan sebelumnya pada 2007 menjadi langkah awal Toyota untuk mengembangkan diri, dengan mengikuti kompetisi balap ketahanan Nürburgring 24 Jam di Jerman.

Karyawan Toyota yang bergabung sebagai pembalap dan mekanik, termasuk Akio Toyoda sebagai master driver, berjibaku di kerasnya persaingan nonstop selama 24 jam mengandalkan dua unit Toyota Altezza RS200. Dia mengitari sirkuit pegunungan sepanjang sekitar 20 km dengan kontur jalan berliku, naik turun, beraspal mulus dan beton, disertai cuaca tidak menentu.

Berkat semangat dan tekad yang kuat, TGR berhasil menyelesaikan balapan. Pencapaian pertama ini, menggambarkan bagaimana TGR didirikan dengan semangat menghadapi tantangan yang bertujuan untuk memulai perubahan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kunci Keberhasilan TGR

Rekam Jejak Toyota Gazoo Racing di Indonesia dan Dunia
Perbesar
(Dok. TOYOTA)

Sejak hadir di industri otomotif, Toyota tak absen untuk mengikuti sejumlah kompetisi di sirkuit. Bukan sekadar untuk menjadi juara, Toyota ingin selalu berinovasi dengan melahirkan terobosan, agar kendaraan tersebut bisa diterapkan ke produk versi jalan raya, seperti TGR.

Ya, TGR adalah bukti nyata bahwa Toyota mampu menjawab tantangan baru dan memperjuangkan perubahan, serta menghadirkan kendaraan yang menyenangkan untuk dikendarai. Untuk mencapai hal tersebut, TGR tumbuh dan berkembang dengan empat hal berikut ini yang menjadi dasar filosofinya:

1. Roads Build People, and People Build Cars

Ada begitu banyak jenis jalan di seluruh dunia. Masing-masing jenis dan karakter jalan melatih TGR untuk membuat mobil yang lebih baik, sekaligus menantang untuk menjadi lebih kuat dan lebih pintar. Jalan adalah guru terbesar karena jalan menunjukkan kepada TGR bagaimana seharusnya sebuah mobil dibuat.

2. The Harsh Environment of Racing

Balapan adalah tempat latihan yang ideal. Dalam lingkungan ekstrem ini, peristiwa tidak terduga terjadi dan keputusan sepersekian detik harus dibuat. Setiap orang berada pada batasnya. Pengalaman seperti itu menantang personil TGR, menginspirasi TGR untuk belajar dan mendukung pengembangan ever-better cars.

3. Dialogue with The Road

Dari jalan pegunungan yang membeku hingga jalan setapak yang sangat panas melintasi gurun, pada jalan pegunungan yang meliuk-liuk dan jalan lurus tidak berujung, di atas permukaan halus dan medan berbatu, TGR berdialog dengan semua jenis jalan. Mereka menantang TGR, menginspirasi TGR, dan mengajari untuk membuat ever-better cars.

4. Driver-centric

Pengemudi merupakan fokus utama dalam sebuah pengembangan kendaraan. TGR menciptakan mobil yang dapat dikendalikan dan membuat pengemudi merasa nyaman. Di belakang kemudi, pengemudi berkomunikasi dengan kendaraan menggunakan semua indra. Umpan balik pengemudi membantu TGR membuat ever-better cars.

Ya, filosofi itulah yang menjadi ‘pegangan’ TGR untuk selalu konsisten berpartisipasi di berbagai ajang motorsport dunia. Misalnya Pada ajang WEC, TGR berhasil meraih FIA World Endurance LMP DRIVERS Championship (2018-2019 & 2019-2020).

Kemudian dalam kompetisi FIA World Endurance LMP1 Championship (2018-2019 & 2019-2020). Lalu di ajang WRC, TGR mampu meraih kembali gelar World Rally Championship Constructors' Champions (2018), setelah absen cukup lama yang disusul dengan capaian World Rally Championship Drivers' Champions (2019 & 2020).

TGR juga mengikuti ajang Dakar Rally. Di kompetisi ini, untuk pertama kalinya TGR berhasil meraih kemenangan secara menyeluruh sehingga dinobatkan sebagai Dakar Rally Winner (2019).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

DNA Motorsport Toyota GAZOO Racing

Rekam Jejak Toyota Gazoo Racing di Indonesia dan Dunia
Perbesar
(Dok. Toyota)

Bermodalkan pengalaman dan data yang didapat dari arena balap dan diterjemahkan berdasarkan filosofi Roads Build People, and People Build Cars, TGR pun dirilis di Indonesia.

Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Susumu Matsuda mengatakan, TGR diharapkan dapat menunjang kebutuhan mobilitas pelanggan di Indonesia, sejalan dengan misinya yaitu menghadirkan ever-better cars.

"Setelah 6 tahun resmi berdiri dan berkompetisi di berbagai ajang motorsport global, kami hadirkan TOYOTA GAZOO Racing untuk masyarakat Indonesia. Sebuah mobil yang akan disukai oleh banyak orang selama 100 tahun ke depan," ujar Matsuda.

President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto juga mengungkapkan, kehadiran TGR merupakan bentuk nyata bahwa masyarakat Indonesia memiliki kebutuhan serta ketertarikan yang lebih terhadap model kendaraan sport dan sporty.

"Dengan bangga kami hadirkan Toyota Gazoo Racing di Indonesia untuk dapat menjawab kebutuhan mobilitas setiap individu yang berjiwa sporty," kata Henry.

Nantinya nama TGR tidak hanya hadir dalam produk-produk Toyota. Tapi juga aktivitas otomotif lain yang menajamkan DNA motorsport TOYOTA GAZOO Racing seperti kejuaraan motorsport nasional.

Dukungan penuh dari TGR akan membawa tim balap Toyota di Indonesia ke level yang lebih tinggi dan membanggakan di pentas nasional dan internasional, sekaligus menjadikan balap lokal sebagai sarana dan modal penting dalam meramu formula kendaraan masa depan Toyota yang sanggup memenuhi keinginan pelanggan sampai 100 tahun ke depan.

Selain itu, TGR juga akan rutin mengirim pembalap Indonesia ke acara TOYOTA GAZOO Racing Festival (TGRF) sebagai ajang motorsport internasional yang diikuti para pembalap Toyota dari berbagai negara, untuk dapat menguji dan bahkan meningkatkan kemampuan pembalap dalam berkompetisi.

Rencananya ajang balap internasional ini konsisten diselenggarakan oleh Toyota setiap tahunnya. Ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada pembalap Toyota yang telah meraih berbagai prestasi terbaik di berbagai pentas motorsport.

 

(*)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya