Kabel Tesla Digigit Tikus, Biaya Perbaikannya Menguras Kantong

Oleh Liputan6.com pada 24 Jul 2021, 18:21 WIB
Diperbarui 24 Jul 2021, 18:21 WIB
Mobil Tesla made-in-China akan diekspor ke Eropa
Perbesar
Foto yang diabadikan pada 26 Oktober 2020 ini menunjukkan kendaraan Tesla Model 3 yang diproduksi di China (made in China) di gigafactory Tesla yang terletak di Shanghai, China timur. (Xinhua/Ding Ting)

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu binatang yang menyebalkan karena bisa merusak komponen mobil adalah tikus. Hewan pengerat itu senang bersembunyi disela-sela ruang mesin demi mencari kehangatan.

Tak jarang hewan-hewan itu menggerogoti kabel sehingga membuat komponen mobil menjadi tidak berfungsi. Jika sudah begini, kocek pun perlu disiapkan untuk perbaikan.

Namun siapa sangka jika perbaikan mobil karena si binatang pengerat itu bisa sampai puluan juta rupiah. Inilah yang dialami oleh pemilik mobil Tesla Model 3 di Manhattan, New York, Amerika Serikat.

Dilansir dari Carbuzz, New York Post melaporkan bahwa seorang dokter yang tinggal di Manhattan, Sarah William menemukan tikus di kompartemen glove box Tesla Model 3 miliknya.

Saat itu, William mobil keluaran 2018 itu dibawa ke dealer Tesla setelah AC-nya tak berfungsi pada pertengahan Mei lalu.

Namun tagihan biaya perbaikan itu mencapai USD 5.000 atau Rp 72 jutaan (Kurs USD 1 = Rp 14.513). Biaya itu tidak dicover garansi Tesla dan mobil belum juga selesai diperbaiki hingga dua bulan.

Rupanyasi tikus itu memiliki andil dalam kerusakan mobil. Isolasi kabel dalam mobil dimakan tikus hingga menyebabkan pemilik merogoh kocek super dalam.

"Sebagian besar pabrikan mobil menggunakan kedelai dalam isolasi kawat mereka untuk kendaraan baru karena lebih murah dan lebih baik untuk lingkungan. Penggunaan bahan ini tidak akan dianggap sebagai 'cacat' dalam desain atau penggunaan. Mengingat ada terlalu banyak faktor di luar kendali Tesla, kami tidak dapat mengcover ini di bawah garansi atau perbaikan," kata penasihat layanan Tesla, Jose Solis dalam emal yang dikirim ke Williams.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kabel Disukai Tikus

Tapi meskipun ramah lingkungan, rupanya isolasi kabel berbasis kedelai itu juga ramah tikus. Pabrikan mobil mengklaim bahwa kerusakan yang disebabkan oleh tikus adalah tindakan alam.

Masalah serupa tak hanya menimpa pemilik mobil Tesla. Pada 2018, 21 pemilik mobil Toya mengajukan gugatan terhadap Toyota akibat masalah isolasi kabel berbahan kedelai.

Sumber: Otosia.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya