187 Bus Transjakarta Dialokasikan untuk Mobilisasi Vaksin Covid-19

Oleh Fahmi Rizki pada 27 Jun 2021, 16:07 WIB
Diperbarui 27 Jun 2021, 16:07 WIB
PT Transjakarta alokasikan 187 bus untuk mendukung vaksinasi
Perbesar
Bus Transjakarta antre saat melintasi Shelter Harmoni, Jakarta, Kamis (5/11/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menargetkan di tahun 2030 seluruh armada merupakan bus listrik. Diharapkan total bus listrik mencapai 12.120 unit diakhir tahun 2030. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sebagai penyedia layanan bus atau moda transportasi terhubung di DKI Jakarta, ikut memberikan bantuan dalam mesukseskan program vaksinasi yang diberikan kepada masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (26/6/2021), ada sekitar 187 unit bus Transjakarta yang sudah dipersiapkan oleh PT Transportasi Jakarta kepada mereka yang melakukan vaksin di Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan.

“Untuk mendukung kegiatan tersebut, Transjakarta akan memfasilitasi masyarakat untuk menuju ke lokasi vaksin. Oleh karena itu, kami menyediakan sebanyak 187 bus khusus yang bisa dinikmati oleh semua peserta,” ujar Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Achmad Izzul Waro, dalam keterangan resminya.

Adapun bus yang sudah dipersiapkan ini terdiri dari bus Low Emtrt, Maxi Bus, Bus Vintage hingga Minitrans, sudah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Masyarakat yang menggunakan bus Transjakarta ini sebagai sarana menuju Gelora Bung Karno, tidak dipungut biaya alias gratis serta tersevar di 41 titik kecamatan di seluruh DKI Jakarta.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Hanya Melayani Satu Kali Perjalanan

Bus hanya melayani satu kali penjemputan dan pengantaran peserta vaksinasi
Perbesar
Petugas medis menaiki bus Transjakarta sebagai moda jemput-antar di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu (28/3/2020). Pemprov DKI menyediakan tempat tinggal dan transportasi untuk tenaga medis dan kesehatan yang menangani pandemi virus corona atau COVID-19. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dalam pelayanannya, bus ini hanya berangkat satu kali, dari titik penjemputan menuju GBK. Setelah itu, bus tersebut akan menunggu semua peserta dan dikembalikan lagi ke wikayah asalnya.

“Bus hanya satu kali penjemputan saja. Selanjutnya akan menunggu peserta selesai divaksin dan kembali mengantar ke lokasi awal. Semua bus sudah kami pastikan telah memenuhi standar protokol kesehatan mulai dari dibersikahkan menggunakan cairan disenfektan, terpasang tanda jarak aman hingga ketersediaan hand sanitizer,” tambah Izzul.

Di luar itu, Transjakarta tetap menghimbau masyarakat untuk tetap di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Namun jika harus ke luar rumah karena terpaksa, selalu pastikan untuk selalu menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Kopi-Kopi Indonesia yang Jadi Primadona

Infografis Kopi-Kopi Indonesia yang Jadi Primadona
Perbesar
Infografis Kopi-Kopi Indonesia yang Jadi Primadona. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya