Peduli Pendidikan, Daihatsu dan SMK Binaan Buat Fasilitas Pelatihan Otomotif

Oleh Arief Aszhari pada 12 Jun 2021, 12:07 WIB
Diperbarui 12 Jun 2021, 12:07 WIB
20160802-Menteri Perindustrian Hadiri Peluncuran Toyota Calya dan Daihatsu Sigra
Perbesar
Sejumlah mobil Toyota Calya dan Daihatsu Sigra di pabrik PT Astra Daihatsu Motor, Karawang,Jawa Barat, Selasa (2/8). Kolaborasi Toyota dan D

Liputan6.com, Jakarta - Pendidikan menjadi sesuatu yang penting bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat. Hal tersebut, begitu disadari oleh salah satu pabrikan otomotif besar di Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang berkomitmen ingin berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa melalui salah satu pilar CSR (Corporate Social Responsibility).

Bekerja sama dengan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Al Mufti Subang, jenama asal Jepang ini meluncurkan fasilitas pelatihan fundamental pada 29 Mei 2021, di Subang, Jawa Barat.

Peluncuran fasilitas ini merupakan salah satu wujud nyata Daihatsu dalam usahanya mendukung dunia pendidikan, dengan memberikan standar pelatihan dasar manufaktur oleh para murid dan guru SMK demi meningkatkan kompetensi, serta menyelaraskan antara sekolah dengan Industri, sehingga menciptakan link and match sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Kegiatan peluncuran ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, dan Kepala Kantor Cabang Dinas Wilayah IV Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Pada fasilitas yang diluncurkan ini, siap mendukung berbagai pelatihan dalam proses belajar-mengajar, seperti pelatihan safety, skill dasar produksi, mesin, transmisi, welding, hingga pelatihan elektrikal.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Harapan Daihatsu

Dijelaskan Yoga D. Suryawan, General Affairs Division Head, melalui peluncuran fasilitas Dojo ini, Daihatsu berharapan dapat berkontribusi dalam dunia pendidikan di Indonesia, khususnya untuk SMK dalam menciptakan link and match antara sekolah dengan dunia industri.

"Jadi, dengan hal ini dapat meningkatkan kompetensi para guru SMK, serta menciptakan lulusan siswa SMK yang siap kerja dan berkontribusi sesuai kebutuhan industri saat ini," ujar Yoga D. Suryawan, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Jumat (11/6/2021).

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Kunci Utama Putus Rantai Covid-19

Infografis Kunci Utama Putus Rantai Covid-19
Perbesar
Infografis Kunci Utama Putus Rantai Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓