Rahasia di Balik Moncernya Penjualan Suzuki Baleno di Indonesia

Oleh Arief Aszhari pada 11 Jun 2021, 18:12 WIB
Diperbarui 11 Jun 2021, 19:58 WIB
Suzuki baleno Baru Incar Pengguna Citycar yang Ingin Naik Kasta (Arief Aszhari/Liputan6.com)
Perbesar
Suzuki baleno Baru Incar Pengguna Citycar yang Ingin Naik Kasta (Arief Aszhari/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan peningkatan penjualan hatchback andalannya, new Suzuki Baleno pada periode tiga bulan terakhir. Terhitung dari Februari hingga April 2021, mobil perkotaan milik pabrikan asal Jepang ini mampu meningkatkan market share mencapai 29,1 persen.

Sementara itu, total penjualan mobil segmen Hatchback secara retail nasional pada April 2021 hanya sebanyak 1.321 unit atau turun 17 persen dari Maret 2021.

Sebelumnya, pada Februari hingga April 2021, penjualan New Baleno terus menunjukkan pertumbuhan yang positif di industri otomotif Tanah Air.

Penjualan New Baleno secara retail meningkat 32 persen pada Maret lalu jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, serta kembali meningkat 41 persen pada April.

Peningkatan ini membantu New Baleno mempertahankan posisi sebagai hatchback yang digemari konsumen. New Baleno sendiri dipilih sebagai hatchback yang memiliki fungsi lengkap sebagai The Complete Hatchback untuk mendukung aktivitas bertransportasi di wilayah perkotaan dengan desain yang modern.

Menurut Sukma Dewi, Asst to 4W Sales Dept. Head PT SIS, rahasia peningkatan penjualan New Baleno tidak lepas dari promo menarik yang dihadirkan Suzuki.

"Setiap bulan kami memberikan banyak keuntungan seperti potongan cicilan, gratis asuransi, dan berbagai hadiah langsung mulai dari gawai hingga logam mulia. Untuk New Baleno sendiri, khusus di Juni ini, konsumen akan mendapat hadiah langsung berupa iPhone terbaru,” katanya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Suzuki Tutup Pabrik Cakung, Aktivitas Produksi Dipindah ke Tambun dan Cikarang

PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) resmi memindahkan aktifitas produksi kendaraannya dari pabrik yang berada di Cakung, menuju Tambun dan Cikarang, Jawa Barat.

Pabrik Suzuki di Cakung sendiri, beralamat di Jalan Raya Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, dengan luas area 85 ribu m2 dengan kapasitas 650 ribu unit per tahun untuk motor dan 165 ribu unit untuk mobil.

Dijelaskan Yudonendito, Manufacturing Division Head PT SIM, operasional pabrik Suzuki Cakung ini bukan berhenti atau ditutup tapi dipindahkan ke pabrik yang berada di Tambun dan Cikarang.

"Begitupun dengan karyawan, semua yang dari pabrik Cakung ikut dipindahkan ke Tambun maupun Cikarang, tidak ada pengurangan karyawan," jelas Yudonendito, dalam pesan elektronik yang dikirimkan kepada Liputan6.com, Kamis (10/6/2021).

Sementara itu, masih menurut Yudonendito, pemindahan operasional pabrik ini juga sudah direncanakan jauh hari sebelum adanya pandemi Covid-19. Jadi, hal ini tidak ada hubungannya dengan penurunan pasar otomotif nasional.

"Ini adalah bagian dari rencana perusahaan untuk mengoptimalkan kapasitas dan efisiensi pabrik yang ada di Tambun dan Cikarang," pungkasnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Kunci Utama Putus Rantai Covid-19

Infografis Kunci Utama Putus Rantai Covid-19
Perbesar
Infografis Kunci Utama Putus Rantai Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓