Modifikasi Kelistrikan Berpotensi Menyebabkan Kebakaran, Ini Penjelasannya

Oleh Arief Aszhari pada 02 Jun 2021, 12:03 WIB
Diperbarui 02 Jun 2021, 12:03 WIB
Mobil sport Porsche terbakar
Perbesar
Mobil sport Porsche terbakar di Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Instagram @humasjakfire)

Liputan6.com, Jakarta - Bagi pemilik mobil, melakukan modifikasi untuk membuat tampilan kendaraan kesayangan semakin keren adalah hal yang wajib dilakukan. Berbagai proses ubahan dilakukan, mulai dari eksterior, interior, maupun mesin atau performa.

Namun, ada satu modifikasi yang memang tidak disarankan, yaitu kelistrikan. Pasalnya, jika sudah mencakup soal kelistrikan akan memiliki risiko yang cukup tinggi

Berikut, seperti disitat dari laman resmi Hyundai Indonesia, alasan modifikasi elektrikal tidak disarankan:

1. Resiko Terbakar

Listrik bisa menghasilkan percikan api dan panas. Bila instalasi yang dilakukan tidak sesuai, maka potensi akan terjadinya kebakaran akan meningkat dan tentunya berbahaya.

2. Aki Cepat Habis

Modifikasi kelistrikan seringkali mengambil daya langsung dari aki. Hal ini seringkali diambil karena mempermudah proses instalasi. Namun, jika tidak benar, hal ini akan memperpendek umur aki sehingga lebih cepat habis atau soak.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Kerusakan Permanen

Hal ini mungkin jarang disadari. Namun, kelistrikan adalah suatu hal yang sensitif. Bila terjadi kerusakan, bisa menjadi sebuah kerusakan permanen yang sangat sulit diatasi.

Walaupun hal ini sah-sah saja dilakukan, tetapi ingat, ada baiknya selalu mengerti dan memahami resiko dari modifikasi tersebut dan mengerti apa yang dilakukan. Serta, percayakan kepada orang yang ahli di bidangnya untuk mencegah kesalahan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Awas Lonjakan Covid-19 Libur Lebaran

Infografis Awas Lonjakan Covid-19 Libur Lebaran
Perbesar
Infografis Awas Lonjakan Covid-19 Libur Lebaran (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓