Ada Pajak 0 Persen, Penjualan Daihatsu Langsung Naik 2 Kali Lipat

Oleh Arief Aszhari pada 19 Mar 2021, 09:04 WIB
Diperbarui 19 Mar 2021, 09:04 WIB
Daihatsu Great New Xenia Custom
Perbesar
Daihatsu Great New Xenia Custom menjadi varian baru Xenia.(Herdi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) telah resmi diberlakukan mulai Maret 2021. Hingga Mei 2021, pembelian mobil baru tipe tertentu akan dikenakan pajak 0 persen.

Kebijakan tersebut sebagai salah satu cara untuk kembali meningkatkan penjualan mobil yang tengah lesu akibat pandemi Virus Corona Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Dengan relaksasi pajak ini, cukup berdampak baik untuk pasar otomotif nasional. Terbukti, pemesanan kendaraan Daihatsu sendiri mengalami kenaikan hingga lebih dari 2 kali lipat dibandingkan Februari 2021.

Terdapat empat model Daihatsu yang menikmati insentif pajak ini, yaitu Xenia, Terios, Luxio, dan Gran Max Mini Bus.

Tercatat, hingga 17 Maret 2021, permintaan mobil Daihatsu mengalami peningkatan, khususnya keempat model naik secara signifikan hingga lebih dari dua kali lipat atau rata-rata mencapai 233 persen. Adapun, persentase kenaikan permintaan per-modelnya adalah Xenia sebesar 220 perse, Terios 253 persen, Luxio 197 persen, dan Gran Max Mini Bus 194 persen.

Secara nasional, penjualan ritel otomotif Indonesia pada Februari 2021 mencapai sekitar 46 ribu unit atau turun sebesar 13,1 persen dibandingkan pada Januari 2021 sekitar 53 ribu unit.

Sedangkan penjualan ritel Daihatsu, pada periode yang sama mencapai 8.414 unit, atau turun sebesar 11,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 9.528 unit.

2 dari 3 halaman

Market share

Kesan Singkat Jadi Penumpang di Great New Xenia
Perbesar
Uji kenyamanan dalam sesi test drive yang diselenggarakan oleh PT Astra Daihatsu Motor dengan rute Cirebon-Kuningan PP.

Berdasarkan angka penjualan ritel di atas, market share Daihatsu mengalami kenaikan menjadi 17,9 persen pada Februari 2021, dikarenakan penurunan penjualan ritel Daihatsu masih lebih baik dibandingkan penurunan pasar.

Selain itu, penurunan penjualan otomotif pada Februari 2021 juga disebabkan karena pasar masih menunggu (wait and see) perkembangan terkait kebijakan program relaksasi ini.

Dijelaskan Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Daihatsu bersyukur dapat mengawali penjualan Februari 2021 dengan baik, disertai market share 17,9 persen.

"Daihatsu juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah dalam memberikan insentif berupa relaksasi pajak dan memberikan dampak positif bagi pasar otomotif. Kami yakin, dengan adanya dukungan ini, pasar otomotif tahun ini akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Hendrayadi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓