Pakai Spare Part Palsu dan Modifikasi Sembarangan Bisa Hanguskan Garansi

Oleh Arief Aszhari pada 26 Agu 2020, 17:38 WIB
Diperbarui 26 Agu 2020, 17:38 WIB
Suzuki Gelar Adu Keterampilan Antar Jajaran Dealer
Perbesar
Kontes ini adalah ajang adu keterampilan dalam hal pengetahuan, ketrampilan dan penguasaan produk-produk Suzuki.

Liputan6.com, Jakarta - Pemilik mobil kurang puas dengan penampilan kendaraan kesayangannya pasti akan melakukan modifikasi. Ubahan yang bisa dimulai dari eksterior, interior dan mesin bisa menjadikan roda empat terlihat lebih bergaya dan mewah.

Namun, hati-hati saat melakukan modifikasi dan membeli suku cadang yang palsu, karena bisa menggugurkan garansi mobil.

Berdasarkan siaran pers Suzuki yang diterima Liputan6.com, selain suku cadang palsu dan modifikasi sembarangan, ada beberapa yang harus diperhatikan agar garansi mobil tidak gugur:

1. Tidak melakukan perawatan berkala sesuai waktu yang ditentukan di bengkel resmi Suzuki. Merawat kendaraan di bengkel resmi adalah keharusan, karena pengerjaan dilakukan sesuai standar dan prosedur.

Selain itu, dengan melakukan perawatan berkala di bengkel resmi, potensi kerusakan lebih dini terdeteksi sehingga bisa dilakukan perbaikan dengan tepat.

Untuk itu, konsumen sangat disarankan membaca secara teliti Buku Pedoman dan prosedur garansi.

Garansi resmi bisa hangus karena konsumen tidak melakukan perawatan berkala di bengkel resmi, atau kendaraan rusak karena pemakaian yang tidak sesuai Buku Petunjuk.

2. Kerusakan akibat penggunaan suku cadang yang tidak original dan modifikasi di luar standar

Ada kalanya konsumen ingin memodifikasi kendaraan dengan menambahkan aksesori atau mengganti suku cadang tidak resmi.

Padahal hal ini bisa menggugurkan garansi. Perubahan pada mesin, bodi, parts, kelistrikan, nomor rangka dan mesin atau hal lainnya yang tidak sesuai standar apalagi dilakukan di luar bengkel resmi bisa membuat garansi hilang.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


3. Kerusakan yang diakibatkan kecelakaan dan bencana alam

Garansi resmi tidak berlaku apabila kendaraan mengalami kecelakaan atau kejadian bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan sebagainya.

Kendaraan yang mengalami aus atau rusak di permukaan cat karena benturan kerikil atau tergores baret juga tidak bisa diklaim.

4. Penggunaan kendaraan tidak sesuai spesifikasi

Hal lain yang berpotensi menghilangkan garansi adalah penggunaan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi, kapasitas, dan kecepatan.

Pengalihan fungsi kendaraan pun bisa menghanguskan garansi resmi, karena tidak sesuai dengan peruntukan awal.

5. Garansi penggantian suku cadang tidak berlaku untuk suku cadang yang memang harus dilakukan penggantian dalam kurun waktu tertentu dan yang habis karena pemakaian; seperti busi, saringan udara, ban, oli mesin, filter oli, V-belt atau Drive belt, dan lain-lain.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya