Sukses

Canggih, Mobil Terbang Bakal Bertenaga Hidrogen dan Jadi Taksi

obil terbang sepertinya bakal menjadi hal yang besar selanjutnya di industri otomotif global

Liputan6.com, Jakarta - Mobil terbang sepertinya bakal menjadi hal yang besar selanjutnya di industri otomotif global. Meskipun belum benar-benar lepas landas, ada beberapa pabrikan yang tengah berlomba-lomba mengembangkan kendaraan canggih ini.

Seperti halnya Urban Aeronautics yang terus mengembangkan CityHawk elektrik. Bahkan, perusahaan teknologi yang berbasis di Israel ini bekerjasama dengan HyPoint untuk memasukan sel bahan bakar ke dalam mobil terbang.

Melansir Carscoops, Rabu (8/7/2020), dari gambar yang dirilis perusahaan, CityHawk akan memiliki dua tangki bahan bakar hidrogen dan dua tumpukan sel bahan bakar.

Listrik yang dihasilkan ini akan mentenagai dua motor listrik yang masing-masing menghasilkan 939 Tk.

Sedangkan rotor daya internal yang terakhir, adalah yang disebut teknologi fancraft. Fungsinya untuk meningkatkan kontrol stabilitas dan kecepatan sambil juga meningkatkan keselamatan dan mengurangi kebisingan.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Angkut penumpang

Selain itu, dengan menggunakan sel bahan bakar diklaim bisa memberikan kinerja yang lebih unggul.

Sebagai informasi Cityhawk ini sangat cocok digunakan sebagai armada taksi. pasalnya, mobil terbang ini bisa menampung hingga lima penumpang dan berjanji bisa melakukan terbang ke mana sana, dan mendarat di mana saja.

Jika terjadi kesalahan, pesawat memiliki roket parasut darurat yang dikerahkan untuk mengembalikan CityHawk ke darat.

3 dari 3 halaman

Porsche Kepincut Mobil Terbang, Intip Desainnya

Mobil terbang bukan sekedar khalayan saja. Beragam pabrikan sudah mulai merancangnya, bahkan ada yang sudah mulai melakukan pengujian.

Tak mau kalah pabrikan asal Jerman, Porsche, juga turut kembangkan mobil terbang. Menariknya mobil ini sudah pakai tenaga listrik.

Dilansir Carscoops.com, Ternyata pengembangan ini Porsche tak hanya sendirian, melainkan bekerja sama dengan Boeing. Namun mobil terbang listrik ini masih sebatas konsep desain.

Mulanya paten mobil terbang ini diketahui oleh Taycan EV Forum yang telah diajukan ke Kantor Hak Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat pada 2 Juli 2019 lalu, kemudian diterbitkan 09 Januari 2020.

Desain yang telah dipatenkan ini menunjukkan bahwa mobil ini mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal (VTOL). Ada empat baling-baling besar, dua menghadap ke bawah untuk berikan dorongan ke atas atau bawah.

Sedangkan dua baling-baling lainnya bertugas untuk beri dorongan berputar hingga 90 derajat agar mobil dapat melaju.

Dari gambar yang ada juga terlihat bahwa kabin hanya mampu diisi oleh dua orang penumpang.

Ini menunjukkan bahwa Porsche dan Boeing sedang kembangkan transportasi perkotaan yang lebih modern ke depannya. Namun sayangnya, mobil terbang listrik ini masih sebatas konsep, belum ada konfirmasi terkait produksi massalnya.

Sumber: Otosia.com

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini