Masa Transisi New Normal Dongkrak Konsumsi BBM Pertamina

Oleh Liputan6.com pada 03 Jul 2020, 17:11 WIB
Diperbarui 03 Jul 2020, 17:11 WIB
Isu Penghapusan, Pertamina Tetap Salurkan BBM Beroktan Rendah
Perbesar
Pengendara motor mengantre mengisi BBM di SPBU, Jakarta, Kamis (18/6/2020). Kendati demikian, Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menegaskan, saat ini pihaknya masih menyediakan dan menyalurkan BBM jenis Premium dan pertalite. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Sejak masa transisi new normal bergulir, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Pertamina mengalami lonjakan ketimbang saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).  

Pertamina mencatat, pada era new normal atau sejak 8 Juni 2020 tercatat konsumsi BBM naik menjadi rata-rata 114 ribu KL per hari.

Meski masih dibawah Januari - Februari 2020 yang tercatat 135 ribu KL per hari, namun angka tersebut telah mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibanding pada masa pemberlakuan PSBB.

Konsumsi BBM baik gasoline maupun gasoil sama-sama mulai mengalami peningkatan sejalan dengan beroperasinya sarana transportasi umum dan kendaraan pribadi, industri, perkantoran, dan juga pusat perbelanjaan serta pelaku UMKM.

Namun demikian, konsumsi BBM masih di bawah rata-rata normal pada masa sebelum pandemi COVID -19.

"Jika selama PSBB, konsumsi BBM secara umum mengalami penurunan sekitar 26%, saat ini penurunannya berkurang menjadi sekitar 16 persen dibanding rerata konsumsi normal," ujar Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication Pertamina.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Perolehan

Sementara menjelang semester kedua 2020 dengan kebijakan transisi new normal, konsumsi gasoline tercatat 78,82 ribu KL, sedangkan konsumsi gasoil mencapai 34,99 ribu KL.

"Pertamina tetap mendistribusikan BBM ke seluruh pelosok negeri, sehingga seluruh SPBU tetap beroperasi melayani konsumen baik pada masa PSBB, new normal maupun normal," lanjut Fajriyah.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Beroperasi Normal

Menurut Fajiryah seluruh bisnis Pertamina dari hulu, pengolahan hingga hilir tetap beroperasi meskipun harus menghadapi pandemi Covid-19 dan tantangan global lainnya.

"Pemulihan ekonomi di sejumlah wilayah belum merata. Kami masih terus memantau perkembangan pandemi COVID-19. Namun untuk memastikan kebutuhan energi terpenuhi, Pertamina tetap menyediakan BBM di seluruh wilayah sesuai permintaan," tutupnya.

Sumber: Otosia.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya