Top3 Berita Hari Ini: Penjualan Mobil Anjlok dan Berkendara Konyol

Oleh Septian Pamungkas pada 08 Jun 2020, 19:45 WIB
Diperbarui 08 Jun 2020, 19:45 WIB
Pelonggaran Lockdown Inggris, Showroom Mobil Mulai Dibuka Kembali
Perbesar
Seorang karyawan terlihat di antara mobil-mobil yang dijual di Bury di dekat Manchester, Inggris, pada 1 Juni 2020. Retail dan ruang pamer (showroom) mobil luar ruangan mulai dibuka pada 1 Juni dan retail nonesensial lainnya akan dibuka pada 15 Juni mendatang. (Xinhua/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar mengenai penjualan mobil Negeri Jiran yang anjlok nyaris 100 persen menarik perhatian pembaca Liputan6.com.

Tidak cuma itu, cara membaca kode ban serta informasi mengenai pengendara motor yang bertingkah konyol juga jadi sorotan.

Berikut ringkasan berita otomotif terpopuler yang terangkum dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Dihajar Pandemi, Penjualan Mobil di Negara Ini Turun Hampir 100 Persen

Dampak pandemi virus Corona atau Covid-19 tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga berbagai negara lain, seperti Malaysia. Salah satu yang terdampak cukup besar, adalah penjualan mobil di negeri jiran ini turun sangat drastis.

Melansir Asia Nikkei, penjualan roda empat di Malaysia pada April 2020 tercatat hanya 141 unit, dan turun 99,7 persen.

Selengkapnya baca di sini.

 

2 dari 3 halaman

2. Cara Baca Kode Ban untuk Ketahui Batas Kecepatan dan Beban Angkut

Ban menjadi salah satu komponen yang paling penting bagi kendaraan. Pasalnya, si karet bundar ini, merupakan satu-satunya bagian mobil atau motor yang berhubungan langsung dengan aspal jalanan.

Selain itu, ban juga menjadi salah satu penentu faktor keselamatan saat berkendarara, terkait dengan pengendalian arah, akselarasi, dan pengereman.

Dengan menggunakan ban yang bagus, kondisinya baik, dan tidak botak maka performa roda juga tetap terjaga.

Selengkapnya baca di sini.

 

3 dari 3 halaman

3. Demi Konten, Sekelompok Pemuda Nekat Naik Motor Berenam

Sepeda motor pada umumnya didesain hanya untuk dua orang saja, di depan untuk pengemudi dan di belakang untuk penumpang. Jika lebih dari itu, kendaraan roda empat merupakan pilihan yang aman dan tepat.

Lantas bagaimana jika memaksakan diri untuk menggunakan sepeda motor melebihi kapasitasnya? Sekelompok pemuda mencoba hal tersebut di jalan raya.

Selengkapnya baca di sini.

Lanjutkan Membaca ↓