SIM yang Masa Berlakunya Habis Tidak Kena Tilang hingga 30 Juni 2020

Oleh Liputan6.com pada 04 Jun 2020, 11:04 WIB
Diperbarui 04 Jun 2020, 11:04 WIB
Layanan perpanjangan SIM gratis di lokasi acara peringatakan Hari Kartini yang digelar Kepolisian dan BRI. (Dok Merdeka.com)
Perbesar
Layanan perpanjangan SIM gratis di lokasi acara peringatakan Hari Kartini yang digelar Kepolisian dan BRI. (Dok Merdeka.com)

Liputan6.com, Jakarta - Sejak status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan, sejumlah aktivitas terganggu. Termasuk proses perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) di beberapa Kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas).

Akibatnya, saat pelayanan kembali dibuka, antrean pemohon perpanjangan SIM pun menumpuk. Untuk mengurangi penumpukan pemohon, pihak kepolisian memberikan dispensasi perpanjangan SIM hingga 30 Juni mendatang.

"Jadi masyarakat yang habis masa berlakunya pada hari-hari ini bisa melakukan perpanjangan SIM sampai dengan 30 Juni 2020," terang Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Menurutnya, pemohon yang ada di dalam artrean adalah mereka yang masa berlaku SIM habis pada hari itu atau dua hari sebelumnya. Ada pula, yang masa berlakunya habis pada Maret, April dan Mei.

Atas dispensasi tersebut, Sambodo menyampaikan, masyarakat yang masa berlaku SIM-nya telah habis dan belum sempat memperpanjang tidak perlu khawatir kena tilang.

Dia menengaskan, pihaknya tidak akan melakukan penindakan atau menilang terhadap para pengendara yang masa berlaku SIM-nya habis sampai tanggal 30 Juni 2020.

"Saya sudah menyampaikan kebijakan ini kepada anggota di lapangan," ujarnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

SIM Keliling Diaktifkan

Seperti diketahui, sejumlah Kantor Satpas dipadati pemohon yang ingin melakukan perpanjangan SIM. Sambodo mengatakan, penyebab lain terjadinya penumpukan pemohon yakni belum dioperasikannya Mobil SIM keliling.

"Semasa pandemi ini SIM keliling, tidak kita aktifkan," katanya.

Dirinya menyebut, saat ini mobil pelayanan SIM sudah mulai dioperasikan kembali. Ada dua unit mobil yang telah beroperasi di kawasan Jakarta Timur.

Hal ini, kata Sambodo, untuk memecah antrean di Satpas SIM Kebon Nanas yang memang beberapa hari membeludak. Kemudian, ada juga mobil SIM keliling yang ditempatkan di Satpas SIM Daan Mogot.

"Kita perbantukan di Daan Mogot untuk mem-backup Satpas SIM Daan Mogot yang hari ini juga terjadi lonjakan pemohon perpanjangan SIM," pungkasnya.

Lanjutkan Membaca ↓