Penjualan Mobil Astra International Anjlok 90 Persen Lebih Selama April 2020

Oleh Liputan6.com pada 18 Mei 2020, 17:05 WIB
Diperbarui 18 Mei 2020, 17:05 WIB
PT Astra Daihatsu Motor (ADM)menargetkan citycar model terbarunya new Sirion dapat laku terjual hingga 200 unit perbulan.

Liputan6.com, Jakarta - Imbas pandemi Corona Covid-19 sangat dirasakan PT Astra International Tbk. Hal itu bisa dilihat dari jumlah penjualan produk otomotif yang merosot tajam di sepanjang April 2020.

Di bisnis ini, Astra Grup mengelola merek Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, dan Peugeot.

Berdasarkan data wholesale sales (penjualan dari pabrikan ke diler) di April tahun ini, penjualan Astra Grup turun 91,9 persen menjadi 3.807 unit dibandingkan April tahun lalu yang mencapai 47.491

Data tersebut mengacu pada data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Wholesales Toyota masih yang tertinggi di Astra Grup, yakni 2.093 unit. Padahal secara tahunan, penjualan Toyota mencapai 29.217 unit.

Kontributor kedua adalah Daihatsu dengan 1.330 unit. Disusul Isuzu dengan 335 unit, UD Trucks 27 unit, dan Peugeot 22 unit.

2 dari 2 halaman

Penjualan LCGC Terjun Bebas

Penurunan wholesale sales ini kemungkinan disebabkan maraknya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di awal April terutama di kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat. Wilayah ini merupakan pasar otomotif terbesar di Tanah Air bersama Jawa Timur.

Di segmen mobil murah ramah lingkungan (LCGC), penjualan Astra Grup juga merosot tajam. Dari 14.663 unit menjadi 939 unit per April tahun ini. Terjadi penurunan 93,5 persen secara tahunan. 

Sementara dari sisi pangsa pasar, wholesale sales Astra Grup mencatat 48 persen di April, yang mana di segmen LCGC menguasai pangsa pasar 65 persen.

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓