Nissan Indonesia Setop Produksi Mobil

Oleh Dian Tami Kosasih pada 20 Mar 2020, 17:31 WIB
Diperbarui 20 Mar 2020, 17:31 WIB
Logo Nissan Dicatut dalam Kampanye Referendum di Inggris
Perbesar
Nissan akan membawa kasus pencatutan logo untuk kampanye Brexit di Inggris.

Liputan6.com, Jakarta - Nissan secara resmi menghentikan produksi kendaraannya di Indonesia. Seperti dilansir Reuters, pabrikan otomotif Jepang tersebut ingin melakukan lebih optimal melakukan produksi secara global, karena penurunan penjualan.

Menanggapi hal tersebut, Head of Communications PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Hana Maharani mengaku ada beberapa hal yang membuat Nissan memutuskan untuk menghentikan produksi di Tanah Air.

"Nissan telah memutuskan untuk menghentikan produksi kendaraan di pabrik Nissan di Indonesia. Ini adalah bagian dari rencana optimisasi yang mencakup rightsizing, optimasi produksi dan reorganisasi operasi bisnis," katanya kepada Liputan6.com, Jumat (20/3/2020).

Meski menghentikan produksi kendaraan, Hana menegaskan akan terus menghadirkan produk-produk terbaru dan tetap menyedikan pelayanan aftersales.

"Jadi, supaya pembaca tidak salah paham, Nissan tetap ada di sini, menyediakan produk-produknya termasuk nantinya model-model baru, layanan sales dan aftersales," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Penjualan Global

Terkait penjualan global selama Januari 2020, Nissan mengalami penurunan hingga 13,3 persen di angka 383.336 unit. Sedangkan pada kurun waktu yang sama tahun lalu, pabrikan menjual 424.684 unit.

Tak hanya itu, produksi kendaraan juga mengalami penyusutan. Bila Januari 2019 Nissan mampu melakukan produksi 446.546 unit, namun awal tahun ini menjadi 362.891 unit.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓