Karena Covid-19, Film Fast and Furious 9 Tayang Tahun Depan

Oleh Dian Tami Kosasih pada 13 Mar 2020, 16:05 WIB
Diperbarui 13 Mar 2020, 16:05 WIB
Tak hanya sektor ekonomi, dampak virus corona juga berpengaruh pada penundaan sejumlah acara dan film, salah satunya Fast and Furious 9.
Perbesar
Tak hanya sektor ekonomi, dampak virus corona juga berpengaruh pada penundaan sejumlah acara dan film, salah satunya Fast and Furious 9. (Motor1)

Liputan6.com, Jakarta - Tak hanya sektor ekonomi, dampak covid-19 juga berpengaruh pada penundaan sejumlah acara dan film, salah satunya Fast and Furious 9. Resmi membuat pengumuman, penayangan film yang melekat dengan aksi balap ini harus diundur selama satu tahun.

Seperti dilansir akun Twitter @TheFastSaga, Jumat (13/3/2020), Fast and Furious 9 baru akan melakukan debut pada April 2021. Sebelumnya, film yang menceritakan kehidupan Dominic Toretto akan melakukan penayangan perdana di bioskop pada 22 Mei 2020 mendatang.

Kepedulian terhadap keselamatan semua orang terkait covid-19 menjadi alasan utama tertundanya penayangan Fast and Furious 9. Hal itu dikarenakan, tak ada informasi terkait keterlambatan pasca produksi.

Berdasarkan trailernya, film ini akan melanjutkan alur cerita yang sudah ada sebelumnya. Memiliki konflik lebih besar, Fast and Furious 9 menjadi salah satu yang banyak ditunggu penayangannya.

Beragam mobil mewah menjadi salah satu daya tarik. Aksi menegangkan dengan kendaraan bermotor juga mampu memacu adrenalin penontonnya.

2 dari 2 halaman

5 Mobil Balap Paul Walker Terjual, Harganya Bikin Elus Dada

Aktor Paul Walker diketahui memiliki hobi mengoleksi kendaraan bermotor seperti mobil dan motor. Tak heran, 21 kendaraan miliknya terjual dengan harga $2,33 juta atau setara dengan Rp31,4 miliar.

Salah satu kendaraan yang menarik perhatian ialah lima unit mobil balap yang dilelang di Barrett-Jackson, Arizona, Amerika Serikat, Sabtu 18 Januari 2020 lalu.

"Paul Walker telah bersanding dengan legenda film Steve McQueen namun dari zaman modern," kata CEO Barret-Jackson, Craig Jackson seperti dilansir The Hollywood Reporter.

Masuk kategori langka, BMW M3 Lightweight Editions hanya diproduksi sebanyak 126 unit di seluruh dunia. Wajar saja, mobil pabrikan Jerman ini banyak diburu kolektor.

Baru digunakan 4.600 mil, BMW E36 tahun 1995 berhasil terjual US$385 ribu atau setara Rp5,25 miliar. Sedangkan, empat mobil lainnya berhasil terjual dengan harga $220 ribu hingga $285,5 ribu atau Rp3 miliar hingga Rp3,9 miliar.

"Bahkan tanpa nama Paul Walker, mobil ini sangat berharga dan akan ditawar oleh kolektor. Mereka pada dasarnya adalah mobil balap buatan pabrik. Mengapa Walker memiliki lima di antaranya? Mungkin dia berencana menyusun tim balap," kata Tom Stahler, redaktur pelaksana Jurnal ClassicCars.com.

Lanjutkan Membaca ↓