DFSK Tak Siapkan Gelora Bermesin Diesel, Ini Alasannya

Oleh Liputan6.com pada 10 Mar 2020, 09:00 WIB
Diperbarui 10 Mar 2020, 09:00 WIB
DFSK Berharap Bisa Jual Gelora Listrik Sebagai 'Mobil Rakyat' (Arief A/Liputan6.com)
Perbesar
DFSK Berharap Bisa Jual Gelora Listrik Sebagai 'Mobil Rakyat' (Arief A/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kendaraan di segmen komersial umumnya memiliki pilihan mesin diesel. Kendaraan bermesin diesel biasanya memiliki torsi besar dan konsumsi bahan bakar yang efisien.

Hanya saja, DFSK Gelora E tak memiliki tipe diesel. Saat ini, mobil van yang dirilis dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 itu menggunakan mesin bensin atau drivetrain listrik.

Franz Wang, Managing Director of PT Sokonindo Automobile (DFSK), menyebut bahwa mesin diesel sudah hadir di kendaraan niaga kecil, yaitu mobil pick-up DFSK Super Cab. Sedangkan DFSK Gelora E tergolong dimensi menengah.

Selain itu, Franz juga menjelaskan bahwa DFSK saat ini juga berkolaborasi dengan pabrikan asal Italia, FIAT, dalam pengembangan mobil bermesin diesel. Hanya saja, belum ada bocoran terkait produk tersebut.

Sekadar informasi, DFSK Gelora E menggunakan motor listrik bertenaga 40,8 ps dengan torsi maksimum 80 Nm. Selain itu, ada juga DFSK Gelora bermesin bensin 4-silinder 1.500 cc dengan daya sebesar 109 ps dan torsinya mencapai 140 Nm.

Di Indonesia, DFSK Gelora E hadir dalam 2 pilihan, pertama ialah blind van dengan kapasitas 4.800 liter. Sedangkan tipe van mampu memuat hingga 11 penumpang. Pihak DFSK pun masih belum mengumumkan harga resmi dari kendaraan niaga tersebut.

Sumber: Otosia.com

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

DFSK Ingin Jual Gelora Listrik Sebagai 'Mobil Rakyat'

PT Sokonindo Automobile (DFSK) tidak hanya pamer kendaraan komersial Gelora bermesin bensin. Pabrikan asal Cina ini juga membawa model tersebut dengan basis teknologi Battery Electric Vehicle (BEV/Full Listrik) . Mobil ini menjadi edukasi berkesinambungan kendaraan listrik yang sebelumnya sudah dimulai dengan DFSK Glory E3.

"Tekad pemerintah untuk mempromosikan elektrifikasi kendaraan telah disampaikan secara tegas. Kami yakin ada prospek yang kuat akan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia," ujar CEO PT Sokonindo Automobile (DFSK), Alexander Barus, di sela-sela peluncuran DFSK Gelora di GIICOMVEC 2020, JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

 

Disebut sebagai DFSK Gelora E, model ini hadir dengan teknologi unggul dan modern siap melayani berbagai kebutuhan konsumen di Tanah Air, khususnya di ceruk model minibus dan blind van. Ada sejumlah keuntungan dan nilai lebih yang ditawarkan oleh DFSK Gelora yang siap mengakomodir berbagai kebutuhan konsumen.

Dimulai dari DFSK Gelora E yang dipastikan menawarkan hemat biaya energi hingga 48 persen, bebas emisi, energi listrik bebas polusi, tidak membahayakan lingkungan, dan sangat cocok untuk tempat perlindungan lingkungan dan tempat wisata.

Bahkan melalui sebuah hitungan berdasarkan survei internal DFSK, model ini hanya mengonsumsi 0,145 kWh per kilometer yang setara dengan Rp239 per kilometer. Catatan ini jauh lebih irit dibandingkan dengan model serupa berteknologi mesin konvensional yang mengonsumsi energinya Rp463 per kilometer.

Penggunaan DFSK Gelora E sebagai kendaraan komersial dapat diterapkan di berbagai bidang, terutama di bidang transportasi umum, logistik perkotaan, dan kendaraan khusus yang memiliki kelebihan dan kemampuan beradaptasi lebih unik.  

Lanjutkan Membaca ↓