Cara Mudah Tingkatkan Harga Mobil Bekas

Oleh Dian Tami Kosasih pada 02 Feb 2020, 14:11 WIB
Diperbarui 02 Feb 2020, 14:11 WIB
20160610-Bulan Ramadan Tahun Ini, Penjualan Mobil Bekas Alami Penurunan

Liputan6.com, Jakarta Pemilik mobil yang ingin mengganti kendaraan biasanya akan menjual kembali kendaraannya. Kondisi mobil tetap prima menjadi salah satu alasan harga jual kembali kendaraan menjadi lebih tinggi. Harga mobil bekas tetap tinggi.

Dilansir Hyundai Indonesia, mobil dengan kondisi fisik mulus dan terawat, harga jualnya bisa meningkat hingga lima persen dari harga pasaran kendaraan.

Sedangkan mobil bekas dengan kondisi fisik lecet bisa mengurangi harga lima hingga 10 persen. Sementara mobil yang pernah mengalami kecelakaan, biasanya harus merelakan harga kendaraannya turun hingga 15 pesen dari harga taksiran.

Tak hanya itu, mobil yang pernah terendam banjir, harga jualnya bisa turun 15 hingga 20 persen. Lantas apa yang perlu dilakukan pemilik untuk menjaga nilai jual mobil bekas tetap tinggi?

Para pemilik mobil tentunya bisa merawat mobil dengan memeriksa beberapa cairan pada kendaraan, terutama air radiator atau coolant yang sering mengalami pengurangan.

Pastikan mobil menggunakan coolant yang direkomendasikan, karena kandungannya dapat menjaga suhu ruang bakar.

2 dari 3 halaman

Ganti Oli

Selain itu, pemilik wajib mengganti oli secara berkala sesuai dengan rekomendasi produsen, yakni 10.000 kilometer atau enam bulan sekali dan servis rutin di bengkel resmi.

Apabila pemilik melakukan perawatan mobil secara berkala, harga jual kembali mobil pasti lebih tinggi. Hal itu berkaitan dengan keuntungan yang didapat calon pembeli.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Merasakan Toyota Rush Generasi Terbaru