Inikah Yamaha XSR300?

Oleh Septian Pamungkas pada 31 Jan 2020, 18:33 WIB
Diperbarui 31 Jan 2020, 18:33 WIB
Yamaha

Liputan6.com, Jakarta - Yamaha dikabarkan tengah menyiapkan XSR300. Motor bergaya klasik ini akan berada di atas  dari XSR155 yang baru saja dirilis di Indonesia. Kabar yang berembus, motor ini akan menyasar pasar Amerika Serikat.

Menyoal kategori Sport Heritage, warga negeri Paman Sam tentu sudah tak asing. Nyatanya XSR700 maupun XSR900 sudah eksis di sana. Namun secara peruntukan, masih terbatas lantaran keduanya punya spesifikasi moge. Dan, secara harga pastilah tidak murah.

Oleh karena itu, kemunculan isu ini bak angin segar bagi motoris AS. Apalagi pemberitaan soal prediksi adanya Yamaha XSR300, sudah berhembus sejak lama.

Sosoknya dalam sebuah render sempat beredar, 2016 silam. Bahkan pembahasan mengenainya juga sempat diulas media Jepang pada 2018.

Sekarang kabar itu muncul lagi ke permukaan, dan membuat sebagian pecinta roda dua di Amerika Serikat senang. Pasalnya, sejak masuknya sepeda motor cc menengah di AS, membuat pasar di sana kembali bergairah.

Contoh awalnya di 2015, Yamaha mulai menjual YZF-R3. Masyarakat sana menyebutnya sebagai motor sport untuk pemula. Diikuti kemudian oleh kehadiran versi telanjangnya yaitu MT-03. Soal harga, jelas lebih murah ketimbang barisan sport Yamaha lain.

Fakta inilah yang akhirnya mencuatkan probabilitas kelahiran XSR300. Tentu bukan masalah besar mengingat basisnya mengadopsi kepunyaan R3 atau MT-03. Kuda besi yang notabene buatan Yamaha Indonesia.

Kita tahu lini itu dibuat berbasis Yamaha R25. Dari sinilah motor-motor tadi menyebar global ke benua Eropa, Australia, Asia dan Amerika Serikat. Namun untuk pasar itu, sektor jantung pacu mengalami peningkatan kapasitas jadi 300 cc.

 

2 dari 2 halaman

Diprediksi Debut di Indonesia

Tak heran bila Ride Apart memprediksi motor ini justru bakal dikonsumsi lebih dulu oleh pasar Tanah Air. Namun dalam wujud XSR250, turunan Yamaha R25 dan Yamaha MT-25.

Lagi-lagi, belum bisa dipastikan tebakan tersebut. Boleh saja sajiannya memikat, bermodal paras retro yang kini tengah digandrungi pemotor.

Belum lagi soal terapan lain. Sebutlah suspensi depan upside down, spidometer bulat full digital sampai desain jok tandem.

Menilik jantung pacu Yamaha R3, maka menggunakan mesin berkapasitas 321 cc DOHC, dua silinder, 8 katup berpendingin cairan. Tenaganya 42 Hp/10.750 rpm atau lebih tinggi 6 Hp dibanding R25 dan torsi 29,6 Nm/9.000 rpm.

Namun, ada satu hal yang mestinya juga dipantau pihak pabrikan. Utamanya soal irisan segmen di antara saudara kandung ini. Walau masing-masing didesain dengan racikan berbeda, tak menutup kemungkinan penganibalan satu sama lain itu terjadi. 

Sumber: Oto.com

Lanjutkan Membaca ↓