5 Masalah Mobil LCGC dan Cara Mengatasinya

Oleh Liputan6.com pada 30 Des 2019, 09:00 WIB
Diperbarui 30 Des 2019, 09:00 WIB
Toyota Calya
Perbesar
Toyota Calya (Foto: Toyota Astra Motor)

Liputan6.com, Jakarta - Mobil LCGC atau Low Cost Green Car membantu masyarakat yang menginginkan mobil dengan harga terjangkau. Sebelum Anda meminang mobil LCGC, Anda perlu mengenal masalah yang kerap dialami.

Seperti dikutip dari laman Auto2000, berikut solusi untuk menangani 5 masalah pada mobil LCGC:

1. Mobil Bergetar

Jika mobil terasa terlalu bergetar saat dipacu pada RPM tinggi, maka itu adalah hal wajar. Sebab, mayoritas LCGC menggunakan mesin 3 silinder yang akan bekerja keras jika dipacu dalam kecepatan tinggi.

Tapi jika getaran terasa sangat tidak wajar, maka coba periksa engine mounting. Anda juga bisa memasang peredam tambahan di mobil untuk mengurangi efek rasa getaran dan suara berisik dari luar kabin.

2. AC Mobil Kurang Dingin

Pemilik mobil LCGC disarankan untuk memeriksa kembali, apakah ada kebocoran pada freon, filter AC yang tersumbat, bagian AC yang kotor, atau mungkin extra fan yang berputar tidak secara sempurna. Selain itu, pemilik juga disarankan untuk tak parkir di bawah terik matahari agar bisa mendinginkan kabin lebih cepat saat AC dihidupkan.

 

2 dari 3 halaman

3. Suara Mesin Kasar

Masalah ini juga biasa dialami oleh mobil bukan LCGC. Biang keroknya ada pada penggunaan bahan bakar. Kemungkinan, pemilik menggunakan bahan bakar dengan oktan di bawah standar yang ditentukan oleh pabrikan.

4. Rem Mobil Berbunyi dan Bergetar

Tak jarang juga rem pada mobil LCGC berbunyi sekaligus bergetar saat diinjak. Jika mengalami hal demikian, sebaiknya jangan tunda untuk memeriksakannya ke bengkel resmi. Pasalnya, bisa saja ada masalah pada kampas rem yang sudah harus diganti atau pada cakram rem mobil.

3 dari 3 halaman

5. Mesin Overheat

Biaya yang diperlukan untuk memperbaiki mesin yang sering overheat tidak sedikit alias sangat mahal. Coba periksa apakah fan pendingin mesin berputar normal atau tidak. Selain itu juga perisa kondisi radiator, apakah airnya masih penuh atau terjadi kebocoran.

Untuk mengantisipasi hal ini, ada baiknya untuk menganti air radiator secara berkala. Sebab, jika jarang atau bahkan tidak pernah diganti bisa menimbulkan kerak yang menghambat saluran radiator dan mesin pun menjadi panas.

Sumber: Otosia.com

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by