Suntik Mati Datsun, Nissan Fokus Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia?

Oleh Arief Aszhari pada 25 Nov 2019, 17:29 WIB
Diperbarui 25 Nov 2019, 17:29 WIB
Nissan Leaf
Perbesar
Nissan Leaf direncanakan bakal dirilis di 7 negara Asia & Oceania. (Arief/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Nissan dipastikan bakal menghentikan produksi Datsun di Indonesia, mulai Januari 2020. Keputusan tersebut, karena penjualan yang tidak menggembirakan, sehingga jauh di bawah skala ekonomi yang seharusnya untuk sebuah mobil produksi lokal.

Dijelaskan Harjanto, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Harjanto, meskipun akan menghentikan produksi Datsun di Tanah Air, namun pabrikan asal Jepang ini tetap akan melanjutkan proses manufaktur dengan membuat mesin untuk Livina yang juga digunakan untuk Mitsubishi Xpander.

"Proses produksi mesin tersebut akan diteruskan menjadi kendaraan new Livina, yang diproduksi bersama dengan Mitsubishi (Aliansi group antara Nissan dan Mitsubishi)," jelas Harjanto kepada Liputan6.com melalui pesan elektroniknya, Senin (25/11/2019).

Selain itu, pengembangan strategi Nissan pasca menghentikan produksi Datsun di Indonesia juga akan berubah dan bergerak menuju perkembangan industri otomotif yang terjadi di Indonesia.

"Pengembangan core model, dengan meluncurkan kendaraan dengan elektrifikasi powertrain yaitu Nissan LEAF dan e-Power model," tambah Harjanto.

2 dari 3 halaman

Studi Baterai Mobil Listrik

Sementara itu, selain model kendaraan listrik, Nissan juga berencana untuk melakukan studi terkait perakitan baterai di Indonesia. Sumber tenaga tersebut, akan digunakan untuk model e-Power dan juga mobil listrik yang sudah dilakukan perakitan lokal nantinya.

"Eksplorasi Leaf dalam pilot project ke berbagai institusi pemerintah," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait