Alasan Mitsubishi Hadirkan Xpander Crossover

Oleh Arief Aszhari pada 07 Nov 2019, 19:04 WIB

Diperbarui 07 Nov 2019, 19:17 WIB

Mitsubishi Xpander Crossover

Liputan6.com, Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) dalam waktu dekat akan meluncurkan model terbarunya, Xpander Crossover. Mobil yang bakal hadir pekan depan ini, rencananya bakal menjadi varian tertinggi dari small MPV andalan pabrikan berlambang tiga berlian tersebut.

Berbicara soal tren crossover atau sport utility vehicle (SUV) secara keseluruhan, Mitsubishi memang melihat tren mobil pelibas segala medan jalan ini semakin tinggi atau diminati oleh konsumen, baik di pasar Indonesia maupun global.

"Iya, karena kita lihat ya, pasar Indonesia itu didominasi MPV dan SUV," jelas Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, saat kunjungannya ke Kantor Liputan6.com baru-baru ini.

Lanjut Irwan, saat ini di pasar Tanah Air, untuk komposisi pasaar MPV sendiri masih sekitar 40 persenan, sedang SUV bisa 25 persen.

"Secara global juga trennya SUV, Terlebih, Mitsubishi Motor Corporation (MMC) DNA-nya juga SUV, dan elektrik saat ini," tegas Irwan.

Sementara itu, berbicara Xpander Crossover ini, Liputan6.com bersama sejumlah media nasional lainnya sudah mendapat kesempatan menjajal crossover MPV ini di pusat penelitian Mitsubishi di Okazaki, Jepang.

2 of 2

Karakter SUV

Tsunehiro Kunimoto, Corporate Vice President, Division General Manager Design Div MMC mengatakan, varian baru ini merupakan crossover MPV yang punya cita rasa SUV.

"Konsep desainnya adalah the wild vector. Liar merupakan spirit dari sebuah SUV," tegasnya. Jelas terpampang dari sketsa desain yang diperlihatkan, sayang tidak boleh dipublikasikan saat ini, Mitsubishi Xpander Crossover punya karakter yang lebih gagah dari Xpander yang ada saat ini. Ekspektasinya seperti itu.

Melihat desainnya, terutama wajah Mitsubishi Xpander Crossover, konsep Dynamic Shield kembali hadir. Lampu LED sipit dan lampu utama besar yang kini LED desainnya tak berubah. Kunimoto menyebutnya sebagai wajah yang solid. Setuju, terlihat lebih kokoh yang memang pas untuk sebuah desain yang mengarah ke model SUV.

Gril berpadu padan dengan kisi-kisi udara yang lebar mengapit logo tiga berlian. Bempernya juga dibuat sederhana dengan front end trapesium yang bersanding dengan dua lampu kabut besar.

Di tengah bemper ada kisi udara persegi panjang yang melebar disertai ornamen tiga persegi di bawahnya. Konsep SUV yang lebih fungsional bisa didapat.

Dari sisi samping, desain Xpander masih kentara. Pembedanya hanya pada tempelan body moulding dari depan hingga belakang, termasuk overfender. Bahannya dibuat lebih kasar agar tahan lecet. Sementara di atas ada roof rail.

Bagian bemper belakang juga terlihat lebih simpel. Bentuk lampu belakang tak ubahnya seperti Xpander lainnya. Jelas bagian bawah atau bemper yang berubah.

Lanjutkan Membaca ↓