Mengenal Mesin 2GD-FTV Andalan Toyota Fortuner, Innova, dan Hilux

Oleh Liputan6.com pada 24 Jun 2019, 10:08 WIB
mesin diesel Toyota 2GD-FTV

Liputan6.com, Jakarta - Mesin bisa dikatakan sebagai nyawa dari sebuah mobil. Meski memiliki body yang sama, mesin yang berbeda akan memberikan karakter yang juga berbeda. Contohnya saja rasa berkendara mesin bensin dan diesel dipastikan berbeda.

Nilai jual mesin diesel terletak pada torsi dan efisiensi. Jenis diesel bahkan sedikit menenggak bahan bakar, jika dibanding mesin bensin yang setara dan dalam jarak tempuh yang sama.

Durabilitas diesel juga terkenal lebih tahan banting, serta mempunyai torsi tinggi. Itulah alasan kuat Toyota Indonesia mengandalkan jenis ini pada lini produknya macam Fortuner, Innova, dan Hilux teranyar.

Kemampuan mesin diesel Toyota terus disempurnakan. Salah satu mesin diesel Toyota mutakhir, berkode 2GD-FTV. Ia dipercaya memiliki daya tahan tinggi, sehingga cocok buat perjalanan jauh. Juga mengangkut beban berat. Mewarisi ketangguhan mesin 2KD-FTV lawas. Lantas apa saja kelebihan mesin berkapasitas 2,4-liter ini?

 

2 of 4

Tenaga Besar dan Torsi Merata

Mesin diesel bekerja mengandalkan proses pemampatan kompresi bahan bakar. Tekanan yang kuat ini, kemudian memicu pembakaran. Menurut Toyota, proses pembakaran menjadi salah satu titik kunci peningkatan performa. Pabrikan membubuhkan berbagai teknologi mutakhir. Fokusnya pada peningkatan kinerja ruang bakar mesin 2GD-FTV.

Ada teknologi bernama TSWIN alias Thermo Swing Wall Insulation. Kemudian piston diperkuat dengan lapisan SiRPA (Silica Reinforced Porous Aluminium). Kedua teknologi inilah yang meningkatkan efisiensi termal, sehingga menyempurnakan proses pembakaran. Resultan tenaga dan putaran mesin yang dihasilkan pun bisa lebih maksimal.

Tidak hanya bertenaga besar, sebaran daya pun dibuat merata di seluruh putaran mesin. Mesin diesel Toyota 2GD-FTV juga mengantongi teknologi VNT (Variable Nozzle Turbocharger). Keunggulannya, tekanan udara dari propeller turbo bisa diatur sesuai putaran mesin. Hal ini juga meminimalisasi gejala turbo lag atau jeda, saat menunggu tekanan turbo masuk ke ruang bakar.

Dengan kapasitas 2,4 liter, mesin diesel Toyota 2GD-FTV mampu menghasilkan tenaga 147 Tk pada 3.400 rpm. Kemudian torsi maksimal 367 Nm sejak putaran 1.200 rpm - 2.600 rpm untuk Kijang Innova. Sementara pada Fortuner dan Hilux, memiliki tenaga sama, namun torsi 408 Nm di rentang putaran 1.600 rpm - 2.000 rpm. Electronic Control Unitlah yang membuat output-nya beda, antara Innova dan sang SUV.

 

3 of 4

Lebih Hemat Bahan Bakar

Penyempurnaan pada ruang bakar dengan sejumah teknologi juga dilakukan. Tujuannya untuk memaksimalkan efisiensi termal di dalam mesin diesel Toyota 2GD-FTV. Dengan proses pembakaran yang lebih sempurna, konsumsi bahan bakar juga lebih akurat. Selain itu, keberadaan perangkat turbo dengan teknologi VNT, bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar. Toyota mengklaim, besarannya sekitar 15 persen dibandingkan mesin diesel generasi sebelumnya. Torsi juga bisa terkerek hingga 25 persen.

Meski bukan inovasi baru, jenis Variable Nozzle Turbocharger (VNT) juga mendongkrak performa mesin. Berbeda dengan perangkat turbo biasa, rumah turbin dilengkapi bilah. Sudu-sudu inilah yang bisa diatur sudut bukaannya, bergantung pada beban mesin, rpm dan banyak variable lain. Ia digerakkan oleh motor listrik.

Pada putaran rendah, tekanan gas buang masih lemah dan tidak efektif memutar turbin. Maka bilah ditutup, sehingga gas buang mengalir di area sempit yang otomatis meningkatkan tekanannya. Hasilnya bisa memutar turbin secara efektif. Semakin tinggi putaran mesin, sudut bukaan makin besar, untuk menghindari tekanan berlebihan yang bisa merusak perangkat turbo. Jenis engine ini pun dilengkapi intercooler di antara turbo dan intake manifold. Tujuannya, untuk menurunkan kembali suhu udara yang panas, agar kandungan oksigen menjadi lebih padat.

 

 

4 of 4

Ramah Lingkungan

Kekurangan mesin diesel zaman dulu adalah kadar emisi tinggi. Dan penyempurnaannya ada pada 2GD-FTV. Terpasang SCR (Selective Catalytic Reduction). Perangkat itu ditempatkan di sekitar area exhaust. Kerjanya mereduksi kandungan nitrogen oksida yang keluar dari mesin hingga 99 persen. Berbagai teknologi anyar yang dikembangkan Toyota pada mesin diesel terbaru, bertujuan memaksimalkan performa dan efisiensi bahan bakar.

Sumber: Oto.com

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by