Honda Menikmati Dampak Positif MRT

Oleh Dian Tami Kosasih pada 20 Jun 2019, 18:02 WIB
Diperbarui 20 Jun 2019, 18:17 WIB
Gerbong Kereta MRT Tiba di Lebak Bulus

Liputan6.com, Jakarta - Mass Rapid Transit (MRT) resmi beroperasi sejak April lalu. Saat ini layanan MRT Jakarta sudah cukup andal karena 16 Ratangga sudah beroperasi dengan headway 5 menit pada jam sibuk.

Ketepatan waktu pada pengoperasian sepanjang April kemarin juga mencapai 99,8 persen, dan semakin banyak stasiun yang terintegrasi dengan dengan Transjakarta.

Dampak positif hadirnya MRT ternyata juga dirasakan PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku dealer utama sepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang. Hal itu terkait dengan meningkatnya penjualan motor di segmen skutik premium.

"Begini, kita mengalisa banyak pilihan moda trasnportasi tapi belum terintergrasi dengan perumahan pasti akan ada kebutuhan motor. Kenapa, kesimpulan saya karena penjualan yang terjadi bukan peralihan dari low end ke segmen high end," kata Edi Setiawan, Chief Marketing Officer WMS di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Banyaknya pembeli segmen atas dijelaskan Edi terjadi karena pengguna mobil yang sudah lelah dengan kemacetan mulai beralih kepada transportasi umum.

 

2 of 2

Pilihan Skutik Premium Dari Honda

Meski demikian, intergrasi transportasi umum belum sampai ke wilayah sekitar perumahan, sehingga transportasi lain masih dibutuhkan, salah satunya sepeda motor.

"Low end harusnya turun teryata tidak, berarti high end ini ada pasar baru, siapa pasar barunya tentu yang punya mobil dan sudah lelah dengan kemacetan. Dan mungkin dengan tawaran mode transportasi yang beragam perlu motor. Karena kalau butuh basic pasti yang low end yang dibeli," ujar Edi.

Untuk pilihan motor disegmen high end milik Honda, Edi menyebut memiliki beragam pilihan seperti PCX 150, Vario 150 dan Forza 250.

 

Lanjutkan Membaca ↓