Cegah Kecelakaan, Begini Cara Hadapi Turunan yang Mencekam

Oleh Liputan6.com pada 18 Jun 2019, 13:01 WIB
Diperbarui 25 Sep 2019, 17:40 WIB
Detik-detik bus lintas Sumatra tabrak truk tangki karena rem blong
Liputan6.com, Jakarta -

Turunan tajam selalu mengundang rasa kekhawatiran tersendiri bagi pengguna kendaraan bermotor. Tidak jarang, kendaraan dengan pengemudi yang tidak sigap, mobil akan terjun bebas dan menabrak kendaraan lain.

Lantas, bagaimana cara mengendarai mobil yang benar di jalan menurun?

Menurut laman Drivers Prep, posisi gigi terbaik adalah yang paling rendah, dan ini berlaku untuk mobil bertransmisi manual.

Lalu, bagaimanakah dengan mobil bertransmisi otomatis?

Pada dasarnya tidak jauh berbeda saat menghadapi turunan. Untuk mendapat efek pengereman mesin, maka pastikan tuas transmisi berada di posisi 2. Sementara itu, jika turunnya curam, maka pindahkan tuas ke posisi L.

 
 
2 of 3

Kesalahan Pemilik Mobil

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pemilik mobil saat turunan adalah memindahkan tuas transmisi ke posisi N atau netral. Tujuannya, agar mobil lebih irit bahan bakar. Padahal, perilaku ini sangat salah.

Dengan posisi gigi netral, maka tidak ada efek pengereman mesin dan jalannya mobil hanya mengandalkan rem saja. Ini membuat kontrol pengemudi atas kendaraan tidak akan maksimal. Sangat mungkin juga rem akan cepat panas, bahkan mengalami blong.

Selain aspek-aspek teknis seperti yang telah dijelaskan, tentu faktor lainnya dalam mengemudikan semua jenis kendaraan bermotor adalah tetap tenang atau tidak panik. Telah banyak sekali contoh kepanikan pengemudi akhirnya berbuah petaka.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓