Top3: Cakram Panas dan Sekeluarga Tak Sadarkan Diri

Oleh Amal Abdurachman pada 07 Mei 2019, 08:29 WIB
Diperbarui 07 Mei 2019, 08:29 WIB
Benelli
Perbesar
Sistem pengereman depan menggunakan dual cakram. (Septian/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Rem merupakan komponen penting untuk mengendalikan laju kendaraan. Oleh karena itu, sistem pengereman harus dijaga. Salah satunya adalah tidak menyiram piringan cakram yang panas dengan air seperti yang disebutkan di artikel "Dilarang Menyiram Piringan Cakram yang Panas, Ini Akibatnya".

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah "Waspada Pedagang Nakal, Begini Tips Cari Mobil Bekas untuk Mudik" dan "Sekeluarga Tak Sadarkan Diri di Mobil, Ini Tanggapan Instruktur Safety Driving". Berikut rangkumannya.

1. Dilarang Menyiram Piringan Cakram yang Panas, Ini Akibatnya 

Rem cakram merupakan sistem pengereman yang dipercaya oleh penggunanya. Rem ini dinilai lebih unggul dibanding rem tromol. Rem cakram bisa memberikan pengereman yang lebih maksimal. Selain itu rem cakram juga lebih cepat dingin.

Rem cakram ditempatkan di depan karena tumpuan sepeda motor bisasanya lebih besar di bagian depan. Tapi posisi rem cakram yang berada di luar rentan kotor.

Baca selengkapnya di sini.

 

2 dari 3 halaman

2. Waspada Pedagang Nakal, Begini Tips Cari Mobil Bekas untuk Mudik

Penjualan mobil jelang lebaran biasanya bakal mengalami peningkatan. Pasalnya, banyak masyarakat yang masih memilih untuk mudik ke kampung halaman dengan menggunakan mobil pribadi, karena dinilai lebih menguntungkan, seperti waktu lebih fleksibel.

Nah, dalam memilih mobil yang bakal dibeli untuk dipakai mudik lebaran, tidak hanya mobil baru tapi juga mobil bekas (mobkas). Namun perlu diingat, saat hendak membeli mobkas, ada hal-hal yang harus diperhatikan calon konsumen agar tidak tertipu oknum pedagang yang nakal.

Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

3. Sekeluarga Tak Sadarkan Diri di Mobil, Ini Tanggapan Instruktur Safety Driving

Satu keluarga asal Kota Pekanbaru yang berada di mobil Toyota Innova membuat heboh warga sekitaran Masjid At Taqwa, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau karena ditemukan tak sadarkan diri.

Dari tiga orang yang ditemukan di dalam mobil, salah satunya meninggal dunia. Peristiwa di dekat Batalyon Infanteri 132 itu diduga karena keracunan gas emisi dalam mobil. Pasalnya pendingin ruangan atau AC ditemukan masih hidup, sementara kaca mobil tertutup rapat.

Baca selengkapnya di sini.

Lanjutkan Membaca ↓