Macet-macetan Kini bisa Menghasilkan Uang

Oleh Liputan6.com pada 03 Mei 2019, 11:18 WIB
Diperbarui 03 Mei 2019, 11:18 WIB
Jaguar
Perbesar
PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) selaku distributor resmi Jaguar Land Rover (JLR) di Indonesia menggelar program driving experience global untuk pertama kalinya di Tanah Air. (Septian/Liputan6.com)

Liputan6.com, Coventry - Kemacetan yang harus Anda hadapi setiap hari tentu membuat jengkel dan menghabiskan waktu. Pengguna jalan biasanya lebih rajin mencari informasi lalu lintas dibanding memberikan informasi lalu lintas melalui smartphone.

Tapi rupanya, pabrikan mobil asal Inggris, kini tengah berinovasi terkait hal ini. Dilansir Carscoops, Jaguar Land Rover merilis teknologi Smart Wallet untuk membayar para pengemudi yang memberikan informasi jalan.

Menurut JLR, kini mereka sedang menguji layanan tersebut, supaya bisa secara otomatis berbagi informasi kondisi jalan, seperti kondisi lalu lintas dan lubang jalan. Dengan membagikan kondisi jalan, pengemudi bisa menerima uang melalui cryptocurrency.

Nantinya, para pengemudi juga akan menerima cryptocurrency ini secara otomatis untuk pembayaran tol dan tarif parkir. Bahkan, pemilik JLR bisa menggunakan cryptocurrency buntuk membayar biaya isi ulang mobil listrik atau plug-in hybrid vehicle (PHEV).

 

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Belum diketahui berapa nominal yang akan diterima, tapi JLR sudah bekerja sama dengan IOTA Foundation untuk sistem pembayaran dan penerimaan dana. Saat ini teknologi yang tengah diuji di Irlandia itu, sudah disematkan untuk Jaguar F-Pace dan Range Rover Velar.

Terlihat jelas bahwa layanan ini bakal keuntungan bagi pemilik ataupun pengemudi. Tapi, bagi JLR, ini adalah strategi Zero Destination, yang bertujuan untuk mencapai nol emisi, nol kecelakaan, dan nol kemacetan.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓