Jangan Takut Kemahalan, Segini Tarif e-Taxi Bluebird

Oleh Septian Pamungkas pada 22 Apr 2019, 18:12 WIB
Diperbarui 23 Apr 2019, 16:15 WIB
Blue Bird Listrik

Liputan6.com, Jakarta - Bluebird menjadi operator taksi pertama di Indonesia yang mengoperasionalkan mobil listrik. Perusahaan taksi berlambang burung itu menggunakan 25 BYD e6 A/T dan empat (4) Tesla Model X 75D A/T sebagai e-Taxi mereka.

Menyoal tarif yang dikenakan untuk armada baru ini, Direktur PT Blue Bird Tbk Adrianto Djokosoetono menyebut, tidak ada perbedaan. Artinya, tarif e-Taxi Bluebird ini sama persis dengan armada konvensional yang saat ini beredar.

"Untuk tarif kami targetkan tetapo sama dengan Bluebird lainnya karena saat ini kami belum mendapatkan mobil dengan harga yang bisa membuat (tarif) menjadi lebih murah walaupun charge listriknya lebih murah daripada bensin," ujar Adrianto di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Sekadar informasi, tarif untuk e-Taxi BYD (Bluebird) dikenakan Rp 4.100/km, sementara untuk Tesla (Silvebird) antara Rp8.000-Rp9.000/km.

Dirinya juga menyebutkan, spesifikasi kendaraan yang digunakan sebagai e-Taxi sama persis dengan taksi-taksi listrik yang beredar di Cina maupun Inggris.

Untuk diketahui, unit BYD e6 A/T didatangkan langsung dari Cina, sementara Tesla Model X 75D A/T diimpor dari Inggris.

 

2 of 3

Selanjutnya

Di sela peluncuran e-Taxi Bluebird, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan merekomendasikan agar Bluebird mengaplikasi sistem fast charging.

"Dengan durasi pengisian lebih cepat, cuma 25 menit, tentu akan membantu operasional kendaraan (armada e-Taxi Bluebird) Anda," ujar Jonan.

Jonan juga menyebutkan, pihaknya akan terus memperbanyak Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk mendukung era kendaraan listrik. "Sejauh ini sudah ada 1.600 SPLU. Tahun ini minimal akan menjadi 2.000 unit," ujarnya.

3 of 3

Peluncuran e-Taxi Bluebird

Blue Bird Group mencetak sejarah baru di industri transportasi Indonesia dengan meluncurkan armada taksi bertenaga listrik. Ada dua tipe mobil listrik yang digunakan, yakni BYD e6 A/T dan Tesla Model X 75D A/T.

"Kami sangat bangga menjadi pioneer dalan menghadirkan kendaraan listrik di industri transportasi Indonesia. Melalui terobosan inovasi dari kendaraan listrik ini, Blue Bird tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan bagi pelanggan, namun juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan, khususnya peningkatan kualitas udara di Jakarta," terang Presiden Direktur Blue Bird Group Holding, Noni Purnomo di Jakarta, Senin (22 /4/2019).

Disebutkan, Blue Bird akan menggunakan 25 BYD e6 A/T dan empat (4) Tesla Model X 75D A/T sebagai armada taksinya. Rencananya, angka armada taksi listrik Blue Bird ini akan bertambah hingga 200 unit pada 2020 mendatang.

Direktur PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono menyampaikan, selain mendukung dalam bidang pelestarian lingkungan, pengoperasian mobil listrik ini juga akan memberikan nilai tambah dalam kaitan dengan program ketahanan dan bauran energi nasional.

"Tidak cuma itu, termasuk juga program pengurangan penggunaan dan subsidi BBM, serta program pengurangan emisi gas buang yang dilaksanakan pemerintah," katanya.

Lanjutkan Membaca ↓