Alasan Suzuki Jimny Terbaru Tak Kunjung Hadir di Indonesia

Oleh Liputan6.com pada 06 Mar 2019, 12:01 WIB
Diperbarui 07 Mar 2019, 17:14 WIB
Suzuki Jimny

Liputan6.com, Jakarta - Suzuki Indonesia membeberkan alasan mengapa generasi terbaru Suzuki Jimny tak kunjung hadir di Tanah Air. Padahal mobil ikonik yang sempat dipajang di GIIAS tahun lalu tersebut sudah banyak yang ingin meminangnya.

Usut punya usut, Agen Pemegang Merek (APM) meminta untuk melakukan produksi lokal. Bukan impor mobil dari Jepang.

Sebab kalau harus ambil, kuota unit sangat terbatas. Seperti generasi Jimny lawas, yang cuma dijajakan 88 unit saja di GIIAS 2017.

“Kami belum dapat lampu hijau dari prinsipal (Suzuki Jepang). Karena pasar dunia juga sedang tinggi. Di sana inden Jimny sangat lama. Dan sampai hari ini, kami belum dapat informasi. Tentu kami sudah minta dan membeberkan animo masyarakat. Tapi mereka belum kasih jawaban. Jadi kalau ditanya estimasi harga, ya belum bisa. Banderolnya belum dihitung karena belum dapat izin dari sana,” terang Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales, di sela acara kinerja tahunan Suzuki.

Menurutnya, banyak pertimbangan prinsipal untuk memberikan izin pada SIS. Termasuk soal investasi pabrik. Suzuki Indonesia juga belum bisa memastikan kapan unit bisa segera mendarat di pasar lokal. Itu semua bergantung pada Suzuki Motor Corporation (SMC)

Sekadar menyegarkan ingatan kembali. Suzuki sempat memamerkan Jimny di ajang GIIAS 2018. Beberapa unit sontak mengundang perhatian pengunjung.

Semua mata tertuju padanya. Tes pasar yang dilakukan Suzuki, disampaikan pada SMC. Animonya sangat bagus. Ia juga memiliki sejarah yang panjang di Indonesia. Tak sedikit yang ingin meminang, dengan berapapun harga yang ditawarkan kelak.

“Beberapa tahun lalu, Jimny lama yang bulat dijual Rp 285 juta. Harusnya secara logika, harga Jimny barubisa lebih. Karena mesinnya juga berbeda. Kapasitas mesin sekarang 1,5 liter. Yang lama hanya 1,3 liter. Kalau pun masuk pasti harganya bisa di atas itu. Ya jujur saja, kami sangat berminat pada Jimny,” imbuhnya.

 

2 of 2

Selanjutnya

Di negara asalnya, Jimny generasi anyar diniagakan dalam dua varian. Yang pertama tipe standar yang masuk dalam kategori mobil murah alias kei car.

Ia menggendong mesin bensin 658 cc turbo 3-silinder. Sedangkan model kedua, Jimnya Sierra memakai mesin 1,5 liter berkode K15B. Mesin sama yang dipasangkan pada Ertiga.

Jimny Sierra 1.5L inilah yang kabarnya bakal dijual di Indonesia. Tenaga yang terlontar 102 Hp dan torsi 130 Nm. Daya mesin disalurkan ke roda penggerak melalui transmisi manual lima percepatan atau otomatis empat percepatan.

Di pasar global, SUV mini mendapatkan fitur all wheel drive sebagai fitur standar. Sementara pada fitur keamanan, generasi keempat ini dibekali dengan enam airbag, ISOFIX (perlindungan untuk anak), AEB, pengingat sabuk keselamatan dan lane assist system.

Sumber: Oto.com

Lanjutkan Membaca ↓