Ini Alasan Pengusaha Pilih UD Trucks sebagai Kendaraan Angkut Andalan

Oleh Herdi Muhardi pada 25 Okt 2018, 18:09 WIB
Diperbarui 25 Okt 2018, 23:35 WIB
Dealer UD Trucks di Yokohama, Jepang (Herdi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Tokyo - UD Trucks, perusahaan otomotif berbasis truk dan bus ini harus berjibaku agar produknya dilirik konsumen di Tanah Air. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) wholesale (penjualan pabrik ke dealer) UD Trucks sejak Januari-September 2018 mencapai 2.468 unit.

Sedangkan untuk retail sales (penjualan dealer ke konsumen) pada Januari-September 2018 lebih tinggi dibandingkan wholesale, yaitu sebanyak 2.270 unit.

Penjualan UD Trucks ini menempati posisi keempat, di bawah Fuso, Hino dan Isuzu. Namun penjualannya masih di atas Tata Motors, Scania, FAW, dan Man Truck.

Menurut Direktur Sales dan Logistik Direktur Sales dan Logistik UD Trucks Indonesia Handi Lim, ada beberapa alasan, produknya wajib dilirik kosumen terutama para pelaku usaha atau pengusaha.

“Mesin kami sudah Euro3. Untuk fiturnya heavy duty, ini truk Jepang dengan fitur paling lengkap dibandingkan kompetitor,” klaim Handi saat dtemui di Tokyo, Jepang, Rabu (23/10/2018).

Handi mencontohkan fitur-fitur truk UD Trucks yang tak dimiliki pabrikan lain, yakni pada bagian kabin model standar saja sudah dilengkapi penyejuk ruangan atau Air Conditioner (AC).

Selain itu, Handi mengklaim, kabin UD Trucks lebih tinggi dan tampilan wajah lebih gagah.

“Kemudian fleksibel sasis, suspensi tinggi dari yang lain. Kami juga punya telematics system yang dimana kompetitor harus tambah biaya lain untuk install,” ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Telematics system ini juga memiliki fitur yang cukup penting digunakan seperti track and trace, fuel loss alert, fuel utilisation dan UD Proactive Support.

“Jadi kami benar-benar teknologinya lebih advance dibandingkan dengan kompetitor yang ada. Tentunya dengan harga kompetitif,” ucapnya.

Handi pun menyatakan, customer tak perlu khawatir untuk kegiatan after sales, sebab mereka sudah memiliki dealer dan bengkel berstandar sales, service dan spare parts (3S) mencapai 45 unit yang tersebar di penjuru Indonesia.

“Jaringan penjualan kami didukung dua main dealer, Astra International dan United Tracktor,” terangnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓