Mengikuti Tren, Mitsubishi Lancer Akan Menjadi Crossover

Oleh Liputan6.com pada 21 Agu 2018, 10:05 WIB
Diperbarui 21 Agu 2018, 10:05 WIB
Mitsubishi E-Evolution
Perbesar
Mitsubishi E-Evolution (Arief/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Nama Mitsubishi Lancer selalu identik sebagai sedan rally berpenggerak empat roda yang memiliki performa tinggi. Bahkan sedan asal Jepang tersebut menjadi rival abadi dari Subaru Impreza. Setelah disuntik mati, Mitsubishi Lancer bisa lahir kembali sebagai sebuah crossover.

Mengutip dari Topspeed.com, keputusan tersebut tak terlepas dari kondisi pasar sekarang. Pasalnya, Mitsubishi melihat segmen crossover dan SUV tengah berkembang pesat.

Sebelumnya, pabrikan asal Jepang tersebut telah menghadirkan Mitsubishi Eclipse Cross pada 2017 lalu. Nama itu sebelumnya juga adalah sebuah sportscar ikonik sejak pertama diluncurkan pada 1989 hingga akhirnya disuntik mati pada 2011.

Rumor perubahan yang terbilang radikal bagi Mitsubishi Lancer sebenarnya telah beredar setahun belakangan ini. Namun, pihak Mitsubishi baru mengonfirmasi kabar tersebut pada 2018 melalui Trevor Mann, COO Mitsubishi.

"Generasi terbaru Lancer tak akan lagi sebuah hatchback konvensional. Kami sedang memikirkan konsep yang lebih radikal," ujar Trevor.

Terkait kabar tersebut, Tigran Lalayan, desainer Pininfarina, membuat sebuah terkaan seandainya Mitsubishi Lancer benar-benar menjadi sebuah crossover bernama Mitsubishi Lancer Cross.

Sumber: Otosia.com

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

2 dari 3 halaman

Mobil Keluarga, Mesin Mitsubishi Xpander Tidak Seagresif Lancer

Mobil keluarga segmen bawah terbaru, Mitsubishi Xpander, resmi jadi primadona. Mobil penantang Toyota Avanza cs ini bahkan menjadi bintang di booth pabrikan berlambang tiga berlian di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

 

Dijelaskan Product Ambassador Mitsubishi Motors di Indonesia yang juga pereli nasional, Rifat Sungkar, dengan sejarah Mitsubishi yang mempertahankan filosofi mesin, mulai dari Mitsubishi Pajero Sport, L300, dan Lancer Evolution, Mitsubishi Xpander menggunakan mesin terbaik.

"Mitsubishi bukan merek baru, dan untuk developmet mesin 1,5 liter sudah digunakan di seluruh dunia. Jika kita lihat rasio, torsi, rpm, maupun horse power, menurut saya ini mesin efisien dengan konsep mobil keluarga," jelas Rifat saat berbincang dengan Liputan6.com, di booth Mitsubishi, GIIAS 2017, Rabu (16/8/2017).

Lanjut suami dari Sissy Priscillia ini, Mitsubishi memang terkenal dengan performanya. Performa mesin kencang kah atau performa hemat bahan bakar. 

"Melihat konsepnya sebagai mobil keluarga, lebih ke arah mesin hemat bahan bakar, karena juga memiliki Eco Indicator. Namun, Mitsubishi tetap tidak lupa dengan teknologi, dengan disematkan  Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control (MIVEC)," tambahnya.

Untuk diketahui, Mitsubishi Xpander dipersenjatai dengan mesin bensin DOHC MIVEC 16 valve 1.499 cc dengan kompresi rasio 10.5:1. Dengan unit tersebut mampu menghasilkan daya hingga 103,2 Tk pada 6000 rpm, dan torsi maksimum sebesar 141 Nm pada 4.000 rpm.

Sebagai perbandingan, Toyota Avanza dengan mesin berkapasitas 1.496 cc hanya memiliki daya sebesar 102 Tk pada 6.000 rpm, dan torsi 136 Nm pada 4.000 rpm.

Sedangkan untuk Daihatsu Xenia dengan mesin 1.300 cc hanya memiliki tenaga 95 Tk pada 6.000 rpm, dan torsi 120 Nm pada 4.200 rpm, dan untuk Suzuki Ertiga yang juga memiliki mesin 1.374 cc memiliki tenaga 90 Tk pada 6.000 rpm, dan torsi 130 Nm pada 4.000 rpm.

Sementara Honda Mobilio, dengan mesin 1.496 cc mampu meledakkan daya hingga 116 Tk pada 6.600 rpm, dan torsi 145 Nm pada 4.600 rpm.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓