Mau Motor Bergaya Retro, Pilih Viar Vintech atau Kawasaki W175?

Oleh Liputan6.com pada 06 Agu 2018, 18:29 WIB
Diperbarui 08 Agu 2018, 18:13 WIB
Viar Vintech 200

Liputan6.com, Jakarta PT Viar Motor Indonesia memperkenalkan dua model motor retro sekaligus, yakni Vintech 200 dan 250 pada gelaran GIIAS 2018. Karena bergaya retro, kedua motor tersebut nantinya akan berada satu kelas dengan Kawasaki W175 yang sudah mengaspal sejak tahun 2017 lalu. Dengan demikian, pilihan motor retro di Indonesia menjadi bertambah.

Baik Viar Vintech maupun Kawasaki W175 sama-sama memiliki headlamp, instrumen panel, dan lampu sein bulat. Nuansa lawas keduanya juga muncul dengan penggunaan jok datar, sepasang suspensi belakang dan velg jari-jari.

Meski sama-sama berdesain retro, terdapat perbedaan yang cukup banyak antara Viar Vintech dan Kawasaki W175. Salah satunya ialah instrumen panel. Pada Kawasaki W175, komponen tersebut masih menggunakan sistem analog dan tidak dilengkapi dengan indikator bahan bakar, sedangkan fitur tersebut ada pada Viar Vintech.

Sebenarnya, ada beberapa perbedaan antara instrumen panel Viar Vintech 200 dan 250. Untuk varian 200, komponen tersebut terdiri dari tiga bagian yang semuanya menggunakan sistem analog. Sementara itu, instrumen panel Viar Vintech 250 sudah full digital dan hanya ada satu bagian.

Perbedaan lainnya terletak pada spion. Komponen tersebut pada Viar Vintech berbentuk kotak, sedangkan spion Kawasaki W175 bulat sempurna. Bentuk tangki Viar Vintech, baik 200 maupun 250, sama-sama memiliki beberapa lekukan, berbeda dengan milik Kawasaki W175 yang cenderung lebar dan membulat.

 

 

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Instrumen panel (kiri-kanan): Kawasaki W175, Viar Vintech 200, Viar Vintech 250
Instrumen panel (kiri-kanan): Kawasaki W175, Viar Vintech 200, Viar Vintech 250 (Otosia.com)

Perbedaan lain yang terlihat ialah kaki-kaki depan. Meski suspensi depan Viar Vintech 200 sama seperti Kawasaki W175 dengan sistem teleskopik, Viar Vintech 250 justru sudah dibekali suspensi upside-down. Selain itu, motor ini juga memiliki headlapm LED, tak seperti Viar Vintech 200 dan Kawasaki W175 yang masih menggunakan bohlam.

Sementara itu, sektor belakang Viar Vintech 250 terbilang lebih canggih ketimbang Kawasaki W175 dan Viar Vintech 200. Pasalnya, motor tersebut sudah menggunakan suspensi belakang tabung dan rem cakram.

 

 

 

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Lampu utama (kiri-kanan): Kawasaki W175, Viar Vintech 200, Viar Vintech 250
Lampu utama (kiri-kanan): Kawasaki W175, Viar Vintech 200, Viar Vintech 250 (Otosia.com)

Beralih ke sektor dapur pacu, dari namanya, ketiganya mengusung mesin yang berbeda. Kawasaki W175 mengandalkan mesin 1-silinder 177 cc bertenaga 12,8 Tk. Sementara itu, Viar Vintech 200 dibekali mesin 1-silinder 200cc yang mampu memuntahkan daya sebesar 18,5 Tk, sedangkan Viar Vintech 250 mendapat dapur pacu 250cc 1-silinder dengan tenaga mencapai 20 Tk.

Soal harga, Kawasaki W175 menjadi yang tertinggi, Rp30 jutaan untuk varian standar dan versi SE dibanerol Rp31 jutaan. Harga jual Viar Vintech 250 mencapai Rp29 jutaan, sedangkan Viar Vintech 200 hanya Rp22 jutaan.

Sumber: Otosia.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Merasakan Toyota Rush Generasi Terbaru