Inikah Mobil Paling Aerodinamis di Dunia?

Oleh Liputan6.com pada 25 Jul 2018, 18:42 WIB
Mercedes-Benz

Liputan6.com, Jakarta - Generasi terbaru Mercedes-Benz A-Class untuk pasar global telah diperkenalkan. Versi long wheelbase-nya dari sedan ini sudah lebih dulu meluncur di Cina.

Hal pertama yang dilakukan Mercy dengan memperlihatkan keunggulan rancang desain eksterior all new A-Class. Fokusnya pada aerodinamika, yang sepertinya bakal menjadi rekor sedan produksi paling aerodinamis sejauh ini.

Mercedes-Benz A-Class diklaim memiliki coefficient of drag (Cd) sekecil 0,22 untuk menjadikannya sebagai sedan paling aerodinamis di muka bumi. Patokannya adalah, CLA 180 CDI BlueEFFICIENCY, sang pemegang rekor dengan Cd 0,23. Angka-angka itu bahkan lebih baik dari mobil-mobil “hijau” sekalipun. Membuat begitu lihai membelah angin, yang pengaruhnya cukup besar untuk mengejar efisiensi bahan bakar.

Mercedes merilis foto A-Class saat sedang dalam pengujian di wind tunnel. Seolah menggambarkan, menghabiskan banyak waktu untuk merekayasa bodi A-Class agar setajam mungkin membelah angin. Bukan bodi secara keseluruhan saja, bagian-bagian kecil pastilah amat berpengaruh.

Contohnya spoiler di depan dan belakang, didesain agar mengalirkan udara di sekitar roda. Imbasnya turut berpengaruh pada pengendalian saat menikung maupun di kecepatan jelajah. Di beberapa negara, rencananya tersedia opsi sistem shutter yang terletak di belakang grille radiator. Tugasnya mengatur jumlah aliran udara yang masuk melalui area mesin.

Agar bodi sedan A-Class semakin licin, Mercedes menerapkan konsep penyegelan bagian-bagian terbuka. Antara lain area sekitar headlight dan panel untuk menutup hampir seluruh kolong mobil. Sebuah pengembangan generasi baru yang sangat serius.

Makanya A-Class sedan dirancang di Sindelfingen, Jerman, yang menyediakan fasilitas lorong udara. Nantinya versi produksi massal bakal dirakit di pabrik Rastatt dan Aguascalientes, Meksiko.

 

2 of 2

Selanjutnya

Tidak hanya membanggakan soal aerodinamika, A-Class sedan dirancang memiliki ruang kepala belakang terbaik di kelasnya.

Caranya dengan mempertahankan panjang wheelbase 2.729 mm seperti di hatchback, begitu pula dipersenjatai mesin, teknologi dan fitur sama. Termasuk juga sistem infotainment terbaru MBUX.

Kembali soal coefficient of drag (Cd). Insinyur Mercedes berhasil mengurangi angka Cd 0,23 yang menjadi figur CLA 180 Blue EFFICIENCY.

Tapi tunggu dulu, A-Class bukanlah mobil dengan nilai Cd terendah. Ada Volkswagen XL1 yang memiliki Cd hanya 0,19.

Sebuah mobil ramah lingkungan radikal dengan jenis dapur pacu diesel hybrid. Sayangnya VW XL1 tidak dianggap sebagai mobil produksi massal, karena hanya dibuat 250 unit.

Sumber: Oto.com

Lanjutkan Membaca ↓