Pindad Ikutan Riset Kendaraan Listrik

Oleh Liputan6.com pada 13 Jul 2018, 20:36 WIB
Diperbarui 13 Jul 2018, 20:36 WIB
Pindad
Perbesar
PT Pindad menjalin kerjasama dengan Weichai Holding dalam hal membuat kendaraan listrik.

Liputan6.com, Jakarta - PT Pindad menjalin kerjasama dengan Weichai Holding dalam hal membuat kendaraan listrik. Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad (Persero) menandatangani nota kesepahaman dengan Vice President of Weichai Holding Group, Zhang Gengsheng di Bandung, Jawa Barat, akhir Juni 2018.

Menurut Pindad, pengalaman membuat kendaraan listrik sudah dimilikinya. Baik dari segi sumber daya manusia dan peralatannya sudah siap. Untuk diketahui, Pindad pernah menyiapkan mobil listrik sejak ditugaskan oleh Dahlan Iskan, Menteri BUMN kabinet Indonesia Bersatu II.

"Kami memiliki permulaan yang sangat baik untuk kerja sama antara Pindad dengan Weichai Holding. Kami berharap tidak hanya penjualan dan pembelian saja, termasuk dalam hal pengembangan kendaraan," papar Abraham Mose.

Keduanya merumuskan bekerja sama dalam hal technical support, pengadaan hingga pengembangan di bidang industrial. Salah satu yang menjadi fokus mereka, mendukung proyek dan produk Pindad di bidang kendaraan listrik dan alat berat.

Kiprah pindad dalam bidang otomotif dimulai dengan proyek Mobil Nasional pada 1993. Kala itu, mereka mulai fokus pada pengembangan teknologi kendaraan bermotor. Pindad bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri.

Kaitannya adalah untuk mengembangkan teknologi kendaraan khusus, termasuk kendaraan anti-peluru untuk memenuhi permintaan pasar militer dan instansi.

 

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Penelitian dan pengembangan terus menerus dilakukan Pindad dalam meningkatkan kapasitas bisnis dan teknologi. Adapun produk yang dihasilkan: kendaraan taktis, Panser untuk TNI dan Polri, konstruksi khusus dan komponen kendaraan khusus.

Hingga saat ini, perusahaan sudah memproduksi Panser ANOA 6 X 6 sebanyak 260 unit. Variannya pun beragam, dibuat sesuai permintaan dan kebutuhan pelanggan.

Dari sederet pengalaman Pindad plus dukungan Weichai, diharapkan membuahkan hasil. Abraham berkeinginan, dalam kolaborasinya dapat segera menghasilkan prototype. Bahkan saat ini Pindad tengah menjalin kerja sama dengan satu pabrikan, untuk bisa memproduksi kendaraan listrik.

Pindad juga mempersiapkan kendaraan listrik roda dua dan empat dalam bentuk prototipe. Pengembangan motor listrik yang dilakukan perusahaan pelat merah ini dilakukan sejak 1985. Bahkan motor listrik induksi sudah mengantongi lisensi teknologi dari Holec Belanda.

Sumber: Oto.com

Lanjutkan Membaca ↓