Bukan Avanza, Ini Mobil Terlaris Sejagat

Oleh Liputan6.com pada 04 Mei 2018, 09:07 WIB
Diperbarui 04 Mei 2018, 09:07 WIB
Toyota Avanza Crossover (Foto:Paultan)

Liputan6.com, Jakarta - Toyota Avanza selalu disebut-sebut sebagai mobil sejuta umat di Indonesia. Hal tersebut wajar saja, karena penjualan Avanza mencatatkan angka yang memuaskan.

Akhir-akhir ini, posisinya sebagai mobil terlaris di tanah air digeser oleh pendatang baru Mitsubishi Xpander. Sejak dirilis pada 2017 lalu, LMPV ini langsung menjadi mobil terlaris di Indonesia.

Namun, kedua model tersebut hanya beredar untuk pasar Asia Tenggara. Alhasil, baik Mitsubishi Xpander maupun Toyota Avanza bukanlah mobil terlaris di dunia.

Dilansir dari Focus2move.com, sedan asal Jepang menjadi mobil paling banyak dibeli di dunia. Adalah Toyota Corolla yang menyandang gelar sebagai raja mobil dunia.

Selama tahun 2017 saja, penjualannya mencapai 1,2 jutaan unit. Capaian tersebut memang masih di bawah raihan tahun 2016 dengan angka distribusi mencapai 1,3 jutaan unit.

Namun, angka tersebut cukup untuk mengalahkan Ford F-series di posisi kedua dengan 1,07 juta penjualan selama tahun 2017. Meski begitu, distribusi mobil asal Amerika itu meningkat dari tahun 2016 dengan raihan 990 ribu unit. Ternyata Avanza bukan mobil terlaris di dunia ya.

Sumber : Otosia.com

2 dari 4 halaman

Tips Memilih Ukuran Ban untuk Toyota Avanza

Jika Anda hendak mengganti ban di luar ukuran standar bawaan mobilnya, jangan lupa untuk memperhatikan kondisi jalan apa yang akan Anda lalui.

Hal tersebut disampaikan oleh Bambang Hermanuhadi selaku Manager Training PT Sumi Rubber Indonesia (SRI). Menurutnya, pemilihan ban juga sangat mempengaruhi keseimbangan kendaraan, terlebih saat bermanuver.

 

 

"Misalnya Toyota Avanza, 185/70 R14, aspek rasionya 70 jadi tinggi penampangnya 70 persen dari lebarnya yang 185 mm. Itu memberikan kenyamanan yang paling maksimal untuk Avanza," kata Bambang di Auto2000 Cikarang beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ban Avanza dengan ukuran seperti itu bisa memberikan kenyamanan bagi penghuni kendaraan karena shockbreaker-nya tidak senyaman mobil lain, seperti sedan.

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

"Tapi kalau ban Avanza diganti 205/45 R17, kenyamanannya sedikit hilang tapi manuvernya jadi lebih bagus. Kalau kita mau main ke Puncak pakai ring 17, seri yang pendek, manuvernya masih lebih bagus yang pendek," ujarnya.

Menurutnya, ukuran ban tak hanya menjadi satu-satunya faktor keseimbangan berkendara karena semua tergantung juga pada rute yang akan dilalui.

"Tergantung mau jalan kayak gimana. Kalau jalannya flat-flat saja, ya, yang nyaman yang kita cari. Tapi kalau jalannya perbukitan atau berkelok-kelok, naik turun lalu berliku-liku maka kita harus cari ban yang lebih kecil rasionya," tutup Bambang.

 
4 dari 4 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait