Cara Mudah Merawat Sistem Pengereman

Oleh Liputan6.com pada 02 Mei 2018, 19:23 WIB
Diperbarui 02 Mei 2018, 19:23 WIB
Kampas Rem Mobil

Liputan6.com, Jakarta - Sistem pengereman harus dipastikan dalam kondisi baik saat kendaraan digunakan. Jika tidak, tentu saja bisa membahayakan, tidak hanya Anda tetapi juga pengguna jalan lainnya.

Dikutip dari situs resmi Suzuki, dengan cara pendeteksian setiap hari, akan membantu untuk mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan rem blong.

Lakukan Tes Manual

Caranya, Otolovers tinggal ambil jarak beberapa meter, kemudian majukan mobil dan rem dengan tiba-tiba. Lakukan dengan gerakan maju-mundur. Pengecekan ini sebaiknya dilakukan setiap hari.

Lakukan Pengecekan Rutin

Meskipun terasa baik-baik saja, setiap 10.000 km, otolovers wajib melakukan pengecekan komponen brake pad. Untuk sistem pengereman hidrolik, umumnya pemeriksaan rutin diwajibkan setidaknya setiap 40.000 km. Agar lebih maksimal, sebaiknya lakukan pengecekan di bengkel.

 

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Perhatikan Teknik Pengereman

Untuk sistem pengereman non-ABS , saat mobil melaju kencang dan otolovers akan menurunkan kecepatan, maka teknik pengereman yang baik adalah harus dikocok atau dilakukan secara bertahap.

Hal ini dilakukan untuk mencegah overheat saat pengereman, yang bisa menyebabkan rem mengunci.

Jika menggunakan sistem anti-lock braking system (ABS) otolovers bisa langsung menginjak pedal rem.

Jaga Kebersihan Mobil

Jangan lupa untuk menjaga kebersihan mobil secara menyeluruh. Sebab, kotoran yang menumpuk di area ban, terutama yang berhubungan dengan sistem pengereman, seperti pelek, cakram, dudukan brake dan lainnya, bisa membuat kinerja rem menurun.

 

Sumber: Otosia.com

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Mazda CX-30 | First Drive | Compact Crossover Rasa Sedan