3 Risiko Kehadiran Mobil Nirsopir

Oleh Liputan6.com pada 21 Mar 2018, 16:54 WIB
Diperbarui 21 Mar 2018, 16:54 WIB
Waymo
Perbesar
Waymo tawarkan sensasi berkendara nirsopir lewat video 360 (Waymo)

Liputan6.com, Jakarta Mobil nirsopir tengah memasuki masa uji coba. Sayang beberapa hari lalu terjadi kejadian di mana mobil nirsopir memakan nyawa pengguna jalan lainnya.

Di luar itu, masa depan dunia otomotif tidak akan lepas dari teknologi autonomous alias nirsopir. Teknologi tersebut dijamin dapat mempermudah pekerjaan serta mengurangi beban sang pengemudi. Akan tetapi, dibalik kemudahannya itu, ada beberapa risiko-risiko yang perlu diperhatikan. Businessinsider.com mencatat ada 3 hal resiko saat membeli mobil nirsopir.

Poin utama adalah harganya. Harga kendaraan dengan teknologi canggih ini sudah jelas akan sangat mahal. Hal itu disebabkan karena teknologinya yang hampir setara dengan teknologi militer masa kini. Selain itu, teknologinya juga hampir sama dengan mobil nirsopir khas Google yang biasa digunakan untuk menggambar peta di google map.

Yang kedua adalah lingkungan sekitar. Jika lingkungan sekitar mobil nirsopir tidak baik (Jalanan rusak, sempit, dan cukup rumit), maka akan sangat sulit bagi teknologi ini untuk beradaptasi dengan lingkungan tersebut. Bahkan, jika terlalu lalai, kendaraan juga bisa menabrak objek yang ada di depannya, meskipun sudah terdeteksi oleh sensornya.

Mengingat beberapa jalanan di Indonesia kondisinya juga cukup 'memprihatinkan', bisa saja mengakibatkan teknologi ini salah membaca kondisi lingkungan sekitar dan melalui jalur yang ekstrem bahkan hingga menabrak sesuatu. Maka dari itu, perhatian dari sang sopir masih diperlukan.

Dan yang terakhir adalah dampak pada kehidupan sehari-hari. Nah, jika saja teknologi nirsopir suatu hari nanti sudah mendunia, tentunya kendaraan-kendaraan dengan kemudi manual perlahan akan punah dan dunia transportasi akan berubah total.

Penulis: Nicko Novanto

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Mobil Nirsopir Uber Tabrak Wanita hingga Tewas, Ini Kata Polisi

Sebuah mobil Volvo XC90 nirsopir milik Uber yang melaju secara otonom, terlibat dalam kecelakaan fatal di Tempe, Arizona, Senin (19/3/2018).

Peristiwa ini mengakibatkan seorang wanita bernama Elaine Herzberg (49) tewas. Dilansir Carscoops, Selasa (20/3/2018), kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Dilaporkan ABC15, kecelakaan tersebut terjadi saat Herzberg menyebrang jalan. Wanita yang diduga gelandangan ini dibawa ke rumah sakit terdekat namun akhirnya meninggal.

Kepolisian Tempe menyatakan kendaraan tersebut berada dalam autonomous mode dengan operator kendaraan di belakang kemudi ketika kecelakaan terjadi. Kecepatan mobil nirsopir Volvo XC90 diperkirakan mencapai 65 km/jam.  Jika benar ada pengemudi keselamatan, kemungkinan sang sopir tidak melihat wanita itu.

Belum diketahui detail kronologi kecelakaan tersebut. Karena jika jarak mobilnya masih jauh terhadap korban, mobil tersebut masih memiliki waktu untuk menghentikan kendaraan, tetapi sayangnya, itu tidak terjadi.

Seorang juru bicara Uber Technologies Inc mengatakan perusahaan itu menangguhkan tes di Amerika Utara. Dalam akun Twitternya, Uber mengungkapkan rasa duka cita dan mengatakan perusahaan tersebut sepenuhnya bekerja sama dengan pihak berwenang.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓