Malam Tahun Baru, 1.400 Mobil Terbakar di Lahan Parkir

Oleh Arief Aszhari pada 03 Jan 2018, 10:53 WIB
Diperbarui 03 Jan 2018, 10:53 WIB
1.400 Mobil terbakar di Parkiran Liverpool, Inggris (Foto:Carscoops)

Liputan6.com, Jakarta Pergantian malam tahun baru seharusnya menjadi malam penuh sukacita. Namun, tidak bagi para pemilik 1.400 kendaraan yang terbakar di sebuah lahan parkir di Inggris.

Melansir Carscoops, Rabu (3/1/2018), kebakaran terjadi di parkiran dekat Echo Arena, Liverpool, Inggris. Bahkan menurut laporan The Guardian, hanya segelintir kendaraan di bagian atas dan di sudut bangunan yang lolos dari kebakaran.

Menurut Kepala Pemadam Kebakaran Merseyside, Dan Stephens, api pertama kali terlihat dari kompartemen mesin Land Rover Discovery yang diparkir di tingkat kedua. Lalu, dengan cepat api dari mesin menyambar ke kendaraan yang berada di sekelilingnya.

Kurang cepatnya penanganan kebakaran juga disinyalir menjadi salah satu penyebab kebakaran besar tersebut.

Kebakaran besar ini kemudian memerlukan tanggapan yang signifikan dan ditangani oleh 12 pemadam kebakaran, tiga unit pemadam udara, serta 85 petugas pemadam kebakaran.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran besar ini. Namun, tiga orang terluka, dua orang dirawat di rumah sakit karena menghirup asap, dan satu orang terluka karena berusaha keluar dari kobaran api.

Untuk diketahui, lahan parkir ini dipenuhi oleh mobil pengunjung yang ingin menghadiri Liverpool International Horse Show. Dan akhirnya, pertunjukan ini dibatalkan karena kebakaran tersebut.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Kecelakaan Turun di Libur Natal dan Tahun Baru 2018

Kecelakaan Fortuner dengan Truk Boks, Lalin Tol Jagorawi Arah Jakarta Tersendat
Kondisi mobil Toyota Fortuner hitam yang rusak akibat kecelakaan dengan truk boks Colt Diesel di tol Jagorawi, Kamis (28/12). Mobil juga melintang di lajur paling kanan dan membuat arus lalulintas tersendat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selama Operasi Lilin, sepanjang sembilan hari libur Natal dan tahun baru, terjadi penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Tercatat, tren penurunan laka lantas selama periode tersebut sebanyak 23 persen, dari periode yang sama tahun lalu.

Menurut data yang diberikan Kasubdit Bin Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, kepada Liputan6.com, korban fatalitas turun 53 persen, korban luka berat turun 55 persen, dan luka ringan 0 persen.

Berdasarkan angka detailnya, selama sembilan hari pelaksanaan Operasi Lilin, jumlah kejadian turun, dari 80 kejadian di tahun lalu menjadi hanya 62 kejadian tahun ini. Korban meninggal, dari tahun lalu 15 jiwa, menjadi 7 jiwa tahun ini.

Sedangkan untuk korban luka berat, dari 22 orang di tahun lalu, menjadi hanya 10 orang di tahun ini, sedangkan luka ringan tetap 59 orang.

Sementara itu, untuk kerugian material turun dari tahun lalu mencapai Rp 375.350.000 menjadi Rp 330.550.000.

Untuk barang bukti yang disita saat laka lantas, SIM sebanyak 23, STNK sebanyak 101, dan kendaraan sebanyak 101.

Berdasarkan kendaraan yang terlibat laka lantas, sepeda motor masih yang terbanyak dengan 54 kasus, mobil penumpang 23 kasus, mobil bus 9 kasus, dan mobil barang 14 kasus.

Lanjutkan Membaca ↓