Gara-Gara Taksi Online, Ambulans Tidak Laku

Oleh Amal Abdurachman pada 19 Des 2017, 12:31 WIB
Diperbarui 21 Des 2017, 12:13 WIB
[Bintang] [POLL] Jika Ada Mobil Damkar dan Ambulans, Mana yang Didahulukan?

Liputan6.com, Jakarta Penggunaan taksi online semakin marak di kota-kota besar. Layanan transportasi tersebut dinilai lebih praktis dan juga terjangkau. Bahkan, di Amerika keberadaan taksi online dapat menggantikan ambulans.

Dilansir autoblog, biaya naik ambulans bisa mencapai ribuan dolar. Sebuah studi menunjukkan, kota dengan taksi online seperti Uber memperlihatkan penurunan drastis terhadap penggunaan ambulans. Dengan kata lain, konsumen mengandalkan taksi online dibanding layanan darurat 911.

Studi tersebut menyebutkan berbagai alasan konsumen lebih memilih Uber dibanding ambulans. Biaya tentu menjadi pertimbangan terbesar. Studi tersebut juga menyebutkan, bagi konsumen yang tinggal di daerah sulit untuk mendapatkan transportasi umum, maka ambulans menjadi satu-satunya pilihan untuk berkunjung ke rumah sakit secepatnya.

Uber mengungkapkan bangga karena konsumen memilihnya untuk mempercayakan Uber, namun pihaknya tetap mengimbau untuk menggunakan ambulans. Karena ambulans dapat merawat pasien selama perjalanan berkat adanya peralatan khusus dan tenaga medis, dan sopir taksi online tidak bisa melakukan hal tersebut.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 6 halaman

Deretan Mobil yang Cocok untuk Taksi Online

Toyota Avanza
Berada di sebuah daerah dengan kondisi jalan yang beragam, membuat sebagian masyarakat Indonesia perlu memikirkan jenis kendaraan yang benar

Moda transportasi online, seperti taksi online saat ini memang sangat membantu masyarakat. Tidak hanya untuk yang membutuhkan transportasi, tapi juga untuk yang membutuhkan pendapatan tambahan.

Nah, untuk bisa menjadi taksi online, dibutuhkan kendaraan yang cocok, baik dari harga beli ataupun efisiensi bahan bakar. Lalu, mobil apa saja yang cocok digunakan sebagai taksi online?

1) Toyota Avanza

Pilihan pertama, jelas jatuh kepada low multi purpose vehicle (LMPV) milik PT Toyota Astra Motor (TAM), Avanza. Mobil yang sudah hadir lebih dari 10 tahun di Indonesia ini, menjadi pilihan yang cukup bijaksana bagi para pengusaha taksi online.

Alasannya cukup sederhana, pertama mobil ini memiliki kapasitas tujuh penumpang, dan pastinya cocok sebagai mobil angkutan. Kedua, dengan mengusung merek Toyota, untuk urusan purna jual pastinya bisa sangat terpercaya.

Selanjutnya, Toyota Avanza memiliki harga yang masih cukup kompetitif, dimulai dari tipe bawah 1.3 E M/T Rp 190,45 juta hingga tipe tertinggi 1.5 G M/TRp 220,6 juta.

 
 
 
3 dari 6 halaman

Daihatsu Xenia

Great New Xenia Custom
Great New Xenia Custom diluncurkan di PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Jumat (10/11/2017). (Herdi/Liputan6.com)

2) Daihatsu Xenia

Pilihan kedua untuk armada yang cocok digunakan sebagai taksi online, adalah Daihatsu Xenia. Sebagai kembaran Toyota Avanza, alasan mobil ini cocok digunakan sebagai taksi online sudah tidak perlu diragukan.

Untuk harganya, dimulai dari tipe Daihatsu Xenia paling bawah, yaitu Great New Xenia X MT 1.3 STD Rp 180,45 juta. Sedangkan untuk tipe paling tinggi, Great New Xenia R AT 1.3 Sporty Rp 215,1 juta.

Untuk mesinnya, Great New Xenia 1,3 liter juga mendapat teknologi Dual VVT-i. Tentunya hal ini juga menjadikan konsumsi bahan bakarnya semakin irit, apalagi dipadukan dengan penggunaan transmisi manual 5-speed.

Sekali lagi, selain harga belinya yang lebih terjangkau, Xenia juga sama-sama memiliki harga jual kembali yang cukup baik.

 
 
 
4 dari 6 halaman

Honda Mobilio

Honda Mobilio
Honda Mobilio terbaru hadir lebih segar (Gesit/Liputan6.com)

 

3) Honda Mobilio

Selain dua mobil milik Astra, Honda Mobilio juga bisa menjadi pilihan yang cukup tepat untuk dijadikan taksi online. Bahkan, untuk taksi online dari salah satu perusahaan taksi besar di Indonesia, juga sudah memilih LMPV milik PT Honda Prospect Motor (HPM) ini, sebagai armada taksinya.

Meskipun tidak sebanyak Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, Honda Mobilio menawarkan kenyamanan, dengan sasis monokok. Selain itu, ruang kabin Honda Mobilio juga dapat dibilang lapang, untuk mengangkut penumpang dan barang.

Untuk urusan performa, dengan mesin berkapasitas 1,5 liter VTEC, menawarkan performa lebih baik dari rivalnya. Tapi jangan khawatir, konsumsi bahan bakar Mobilio juga tidak kalah dengan rivalnya.

Harganya, Honda Mobilio paling rendah, yaitu tipe S dibanderol Rp 189,5 juta dan paling tinggi New Honda Mobilio RS CVT Rp 243,5 juta.

 
 
 
5 dari 6 halaman

Daihatsu Sigra

Daihatsu Sigra
Daihatsu Sigra

 

4) Daihatsu Sigra

Produk kembar Daihatsu - Toyota di kelas LCGC 7-seaters dapat menjadi pilihan jika dana yang Anda miliki berada di kisaran Rp 100 jutaan. Daihatsu Sigra dibanderol mulai dari Rp 108,9 juta hingga 149,6 juta on the road Jakarta. 

Berbeda dengan Calya yang ditawarkan dengan mesin 1,2 liter saja. Sigra ditawarkan dengan pilihan mesin 1,0 liter dan 1,2 liter, sehingga harganya bisa lebih kompetitif.

Untuk varian bermesin 1,0 liter hanya ditawarkan dengan transmisi manual saja. Sedangkan varian bermesin 1,2 liter ditawarkan dengan transmisi manual dan otomatis.

 

 
6 dari 6 halaman

Datsun Go+ Panca

Inilah Varian Tertinggi Datsun Go+ Panca
Datsun resmi memperkenalkan varian tertinggi dari produk LCGC yang diberi nama Go+ Panca T-Style.

 

5) Datsun Go+ Panca

Sebagai pelopor di kelas LCGC 7 seaters, pada saat itu Datsun Go+ menjadi primadona untuk dijadikan taksi online. Sampai saat ini, Datsun Go+ masih menyimpan pesona dengan menawarkan harga yang paling rendah di kelasnya, dengan banderol mulai Rp 104, 8 hingga 135,1 juta on the road Jakarta.  

Menariknya, varian terendah Datsun Go+ sudah mengadopsi mesin berkapasitas 1,2 liter. Hanya saja, sampai saat ini Datsun Go+ masih ditawarkan dengan transmisi manual.

Meskipun berkapasitas 7 penumpang, bagian baris ketiga idealnya digunakan oleh anak kecil saja. Setidaknya baris ketiga bisa dioptimalkan untuk barang berukuran ekstra besar.

Lanjutkan Membaca ↓