Mobil-Mobil yang Rawan Terbakar

Oleh Herdi Muhardi pada 28 Sep 2017, 15:35 WIB
Diperbarui 30 Sep 2017, 15:13 WIB
Demonstran KTT G-20 Bentrok Dengan Polisi

Liputan6.com, Jakarta - Tak ada pemilik mobil yang ingin kendaraannya mengalami kecelakaan, termasuk terbakar. Namun begitu, ada saja hal-hal yang menyebabkan mobil dilalap api.

Korsleting di bagian kabel kelistrikan adalah yang paling sering terjadi. Hal ini pula diprediksi menjadi penyebab sedan pelat nomor B 1452 QZ yang terbakar di perempatan Kuningan, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2017) malam.

Menurut Service Manager Dealer Toyota Auto2000 Cabang Tebet, I Wayan Werta Yoga, mobil terbakar biasanya karena kendaraan tersebut berumur lama atau tua sekitar delapan tahun setelah produksi.

”Terutama mobil lama yang enggak pernah dirawat atau dicek pemiliknya. Biasanya mereka cuma mau ganti oli saja,” ungkap Wayan kepada Liputan6.com, Kamis (28/9/2017).

Selain itu, mobil-mobil dengan usia tergolong lama, pada bagian jeroan seperti kabel mulai mengalami getas atau mengeras sehingga kelenturan dan kualitasnya berkurang.

Wayan menyarankan agar setiap 20 ribu km, mobil juga diperiksa menyeluruh bagian kabel-kabel.

Namun begitu, Wayan mengatakan, mobil lama atau tua pada dasarnya belum tentu bermasalah, selama sang pemilik rajin melakukan pengecekan secara menyeluruh dan mengetahui bagian-bagian apa saja yang berpotensi korsleting.

“Umumnya (korsleting) sering terjadi karena customer mengganti sendiri kabel dan lampu tidak sesuai standar. Seperti lampu besar tapi kabel kecil, Watt-ampere tidak sesuai dengan standarnya,” tuturnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Hati-Hati, Mobil Bisa Terbakar Karena Masalah Sepele

KTT G20
Ban mobil yang hangus terbakar. (AFP Photo/Ronny Hartmann)

Sebuah mobil sedan dengan pelat nomor B 1452 IZ mengalami kebakaran di perempatan Kuningan, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2017) malam.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab mobil tersebut terbakar hingga terjadi kemacetan panjang. Namun beredar kabar, masalah berasal dari kabel dan lampu.

Service Manager Dealer Toyota Auto2000 Cabang Tebet, I Wayan Werta Yoga mengatakan, kemungkinan mobil terbakar akibat kabel dan lampu bisa saja terjadi.

“Terlebih jika kabel dan lampu tidak standar dan tidak sesuai denga daya terpasang,” ungkap Wayan saat berbincang dengan Liputan6.com, Kamis (28/9/2017).

Wayan menyatakan, kabel dan lampu pada mobil sama seperti yang ada di rumah. Harus rajin dilakukan pengecekan secara berkala.

Sebab, pada kabel bisa membuat getas dan struktur kabel akan berubah ketahanannya. Belum lagi kabel mengalami gesekan-gesekan saat mobil melaju, sehingga bisa terkelupas lalu terjadi korsleting.

“Korsleting itu kabel dengan kabel bertemu. Tapi bisa jadi ada cairan yang menjadi korsleting. Kalau korsleting, ketahanannya jadi lebih besar, lalu akan timbul panas, maka panas itu akan membuat meleleh di bagian rumah lampu,” tuturnya.

Lanjutkan Membaca ↓