Menguji Mitsubishi Pajero Sport Hingga Sekolah Gajah Way Kambas

Oleh Herdi Muhardi pada 21 Des 2016, 17:30 WIB
Diperbarui 26 Jan 2017, 15:54 WIB
All New Pajero Sport

Liputan6.com, Lampung - PT Krama Yudha Tiga Berlian selaku agen pemegang merek Mitsubishi di Indonesia kembali memberikan kesempatan menjajal All New Pajero Sport.

Sebelumnya, awal tahun lalu pengetesan dilakukan di Pulau Dewata Bali. Kini pengujian dikemas dalam mini test drive dengan rute Jakarta- Lampung. Perjalanan ini dilakukan pada akhir  pekan lalu.

Seperti sebelumnya, untuk pengujian kali ini bukan untuk menitikberatkan pada keiritan bahan bakar. Melainkan hanya untuk mengetes keandalan mobil yang mampu melaju di jalur aspal dan off road.‎


Dimulai dari salah satu mall di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, rombongan mobil yang jumlahnya tiga unit tipe Dakar melaju santai menuju pelabuhan Merak, Banten.

Selama perjalanan menuju pelabuhan, jalan tol sangat lancar, boleh jadi karena waktu itu hari Minggu. Meski termasuk mobil bertubung bongsor, lingkar kemudi mobil yang dibanderol Rp 623 juta tersebut cukup lincah. Saat pedal gas dipacu hingga 110 km per jam, situasi di dalam kabin tetap nyaman‎.

Ketika masuk dan keluar kapal, kelincahan Pajero Sport kembali diuji. Pasalnya, lebar jalur masuk cukup sempit, belum lagi kapal yang terombang ambing oleh ombak.‎ Hingga akhirnya mobil Sport Utility Vehicle masuk kapal dan menyebrangi selat Sunda‎.

Pada dasarnya, rombongan tak mengetahui ke mana tujuan di hari pertama perjalanan ini. Namun setelah mendarat di Pelabuhan Bakauheni, ternyata rombongan diarahkan menuju Taman Nasional Way Kambas, Lampung, tempat ‘sekolah’ khusus gajah.

Keselamatan berkendara tetap harus dijaga. Sebab jalur yang dilewati kali ini penuh dengan kendaraan berat seperti halnya truk berukuran sangat besar. Maklum, jalur ini memang disebut jalur ekspedisi yang digunakan para sopir truk ataupun bus antar provinsi.‎

Selain itu penduduk lokal yang mengendarai sepeda motor sembarangan dan tanpa helm juga perlu dihindari. Bahkan, saat sempat mobil melaju kencang, sesekali harus melakukan rem mendadak.

Beruntung Pajero Sport tipe tertinggi ini telah dilengkapi rem cakram yang diterapkan pada keempat bannya. Selain itu, tipe ini juga telah dilengkapi fitur Brake Assist (BA), sebagai fitur pelengkap pada ABS+EBD. Dengan fitur ini, maka dapat membantu pengemudi saat melakukan rem mendadak.

Uniknya Pajero Sport Dakkar ini juga telah dilengkapi rem parkir elektrik atau rem tangan elektrik. Rem ini berada di konsol tengah yang diaktifkannya dengan cara menekan dengan jari.

Ketangguhan mobil ini  juga diuji karena harus meliuk-liuk untuk menyusul satu persatu.  ‎Termasuk saat melalui jalur rusak dan berlubang saat memasuki gerbang Taman Nasional Way Kambas.‎

Dengan mengusung mesin 4N15 2.4L MIVEC Turbocharged and Intercooled, ‎mobil ini harus melalui jalanan rusak. "‎Lubang (jalan) kok dihindari, ya dihadapilah, ini Pajero Sport,” ujar Jerry Amran, Head of MMC Public Relations Section PT KTB.‎

Disiksanya mobil tersebut sengaja dilakukan untuk membuktikan mobil ber-ground clearance 218 mm tersebut memiliki kinerja baik.

Bahkan, meski mobil dipacu cukup cepat saat jalanan rusak. Para penumpang pun tak terlalu khawatir. Sebab mobil ini telah dibenamkan suspensi double wishbone type, coil spring di depan dan 3 link type rigid axle, coil spring di belakang.

Tak hanya itu, di jalanan bergelombang juga Pajero Sport dirasakan cukup andal berkat fitur stability control. Fitur ini sangat berguna ketika mobil menikung dengan kecepatan tinggi. Dengan fitur ini juga mengurangi efek limbung.‎

Sesampai Way Kambas, rombongan langsung disambut sejumlah kawanan gajah dengan berbagai aktivitas. Ada seekor gajah bernama George atau akrab disapa Jo. Ternyata, gajah jantan asal Lampung  itu diberi nama 'bule' karena ketika lahir bertepatan dengan kedatangan Presdien Amerika Serikat, George W Bush, ke Bogor pada 2006 lalu.

Tak lupa Jo pun ikut beberapa kali berpose bersama All New Pajero Sport Dakkar 4x4.‎