Toyota Resmikan Pabrik Mesin Ketiga di Karawang

Oleh Septian Pamungkas pada 07 Mar 2016, 11:14 WIB
Diperbarui 07 Mar 2016, 11:14 WIB
20160126-Produksi-Kijang-Inova-serta-Fortuner-Jakarta-IA
Perbesar
Sejumlah Pekerja menyelesaikan pembuatan mobil di pabrik Karawang 1 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Jawa Barat, Selasa (26/1). Untuk The All New Fortuner sendiri, kandungan lokal produk mencapai 75%. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Karawang - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) meresmikan pabrik mesin baru di Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang Barat, Jawa Barat, Senin (7/3/2016). Fasilitas baru ini diharapkan mampu memperkuat Indonesia sebagai basis produksi kendaraan Toyota dan meningkatkan ekspor.

Peresmian pabrik dengan nilai investasi sebesar Rp 2,3 triliun ini turut dihadiri Menteri Perindustrian Saleh Husin, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

"Sudah dua tahun berlalu, kondisi ekonomi dunia juga sudah berubah jauh. Tapi, berkat dukungan penuh dari pemerintah Indonesia, Jawa Barat dan karawang, hari ini ceremony berjalan sesuai rencana. Saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya," kata Presiden Direktur TMMIN Masahiro Nonami dalam sambutannya.

Lebih lanjut Nonami mengatakan, kapasitas produksi pabrik ini 216 ribu unit. Selain memenuhi kebutuhan domestik, mesin hasil produksi di pabrik mesin ketiga Toyota ini juga akan diekspor.

"Pabrik ini memproduksi mesin bensin alumunium R-NR yang merupakan bagian dari jajaran mesin baru TMC (Toyota Motor Corporation) dan akan diekspor ke negara-negara di Asia," katanya.



Sebagai informasi, mesin R-NR berkapasitas 1.3 liter dan 1.5 liter yang diproduksi memiliki tingkat kandungan lokal mencapai 80 persen. Setidaknya ada 12 pemasok lokal baru tingkat pertama yang terlibat dalam produksi lokal mesin baru ini. Secara keseluruhan pemasok TMMIN bertambah dari 123 perusahaan menjadi 135 perusahaan.

Fasilitas terbaru ini melengkapi engine plant 1 dan 2 yang sudah ada sejak 1985 di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Plant 1 dan 2 selama ini memproduksi mesin untuk Toyota Kijang Innova dan Toyota Fortuner serta mesin etanol untuk kebutuhan ekspor.