Instruksi Fiat, Maserati Hanya Lepas 75 Ribu Unit Mobil

Oleh Yongki Sanjaya pada 22 Jul 2014, 20:31 WIB
Diperbarui 22 Jul 2014, 20:31 WIB
Ingin Tetap Eksklusif, Maserati Hanya Produksi Mobil 75 Ribu Unit
Perbesar
Pihak Maserati optimistis dapat mencapai alokasi dengan adanya beberapa model terbaru.

Liputan6.com, Turin - Produsen kendaraan jet set, Maserati, mengumumkan strategi baru mereka. Untuk menjaga eksklusivitas merek, mereka hanya akan memproduksi kendaraan tak lebih dari 75 ribu unit di empat tahun ke depan.

Melansir laman Reuters, Selasa (22/7/2014), dibatasinya jumlah produksi Maserati ini merupakan instruksi langsung dari Fiat. Tak hanya Maserati, perusahaan otomotif yang bermarkas di kota Turin tersebut juga membatasi jumlah produksi Ferrari di angka tujuh ribu unit.

Target ini akan mulai diberlakukan Maserati pada tahun 2018 mendatang. Sementara itu, untuk tahun 2015, Maserati memasang alokasi produksi sebanyak 50 ribu unit.

Menyambut target yang lebih besar, pihak Maserati optimistis dapat mencapai alokasi tersebut. Pasalnya, hingga tahun 2018 mendatang, Maserati akan memperkenalkan beberapa model baru di lini produksi mereka.

Dalam waktu dekat, Maserati sendiri akan memperkenalkan dua model baru. Diantaranya, Ghibli, yang merupakan sedan entry level dan juga crossover yang dijuluki Levante. Setelah meluncurkan kedua model tersebut, pada tahun 2016 mendatang, Maserati juga akan merilis versi produksi dari konsep Alfieri. Kendaraan ini akan terdiri dengan pilhan model coupe atau konvertibel.

Puncaknya, pada tahun 2018 mendatang, pabrikan berlogo trisula ini akan merilis sebuah model Gran Turismo yang diposisikan diatas Alfieri. Model GranTurismo ini akan mengusung mesin V8 yang mampu menghasilkan output tenaga sebesar 553 horse power (HP).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya