Cetak SDM Andal dan Kompeten, PKT Gelar Tiga Program Magang

Oleh Liputan6.com pada 20 Jul 2022, 21:45 WIB
Diperbarui 20 Jul 2022, 21:59 WIB
Pupuk Kaltim. (istimewa)
Perbesar
Pupuk Kaltim. (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 186 peserta dari tiga program pemagangan di PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), siap menimba ilmu untuk mengasah kemampuan pada tataran profesional, dengan penempatan di lingkungan kerja perusahaan selama enam bulan.

Tiga program tersebut diantaranya Pupuk Kaltim Apprentice Challenge (PAC) Batch VI tahun 2021, PAC Makmur Batch II dan Kerja Praktik Batch III tahun 2022. Pelaksanaan program magang dibuka secara resmi Manajamen PKT.

VP Pengembangan SDM dan Organisasi PKT Bondar Priandono, selaku penanggungjawab program menjelaskan PAC Batch VI diikuti 66 peserta dari Kota Bontang, yang merupakan fresh graduate jenjang Diploma 3 dan Strata 1 hasil seleksi PKT bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang. Seluruh peserta akan ditempatkan di 27 unit kerja perusahaan, dengan kompetensi di berbagai bidang.

"Melalui program ini, para peserta akan dilatih beradaptasi dengan dunia kerja, sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa tentang sistem kerja di dunia industri," kata Bondar, Rabu (20/7/2022).

Kemudian untuk PAC Makmur, diikuti 22 peserta yang berasal dari Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia, Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari dan Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang. Sedangkan untuk Kerja Praktik Batch III, diikuti 98 peserta yang terdiri dari 80 mahasiswa dari 17 Perguruan Tinggi di Indonesia, serta 18 siswa dari SMK Negeri 1 Kota Bontang.

"Khusus untuk Kerja Praktik Batch III, akan menjalani program selama dua bulan, mulai 18 Juli sampai 18 September 2022. Sedangkan untuk PAC Batch VI dan PAC Makmur selama enam bulan, yang akan berakhir pada 18 Januari 2023 mendatang," terang Bondar.

SEVP Business Support PKT Meizar Effendi, mengungkapkan tiga program pemagangan ini rutin digelar setiap tahun, sebagai wujud kontribusi PKT dalam mendorong peningkatan sumberdaya manusia yang andal dan berdaya saing, sehingga kedepan bisa lebih siap menghadapi dunia kerja profesional.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tingkatkan Kompetensi

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi (tengah) dan Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta saat berada di Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (7/6/2022).
Perbesar
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi (tengah) dan Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta saat berada di Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (7/6/2022).

Menurut Meizar, PAC Batch VI merupakan program yang dikembangkan PKT bagi masyarakat, untuk meningkatkan kompetensi, kemampuan dan etika untuk bekal menghadapi dunia kerja.

"Program ini sebagai upaya PKT meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di Kota Bontang, sehingga memiliki kecakapan serta kompetensi agar mampu bersaing dalam dunia kerja," ujar Meizar.

Sementara program PAC MAKMUR merupakan kesinambungan dukungan Pupuk Kaltim terhadap Program MAKMUR dalam mendorong produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani di Indonesia. Program ini merupakan tindaklanjut kerjasama Pupuk Kaltim dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian.

Dalam pelaksanaannya, peserta PAC Makmur akan dibimbing langsung tim PKT untuk mendampingi petani di seluruh wilayah binaan, sehingga ilmu yang dimiliki para peserta bisa membantu petani dalam mencapai optimalisasi hasil pertanian. Begitu pula dengan Kerja Praktik Batch III, ditujukan untuk memberi gambaran kepada mahasiswa dan siswa kejuruan, tentang penerapan teori di bangku sekolah maupun perkuliahan pada persoalan riil di dunia kerja.

"Melalui tiga program ini, kapasitas SDM dan kompetensi sesuai bidang ilmu yang dimiliki dapat semakin diasah para peserta, sehingga bisa bermanfaat dalam menghadapi tantangan dan tuntutan pasar kerja, maupun dalam mendorong sektor pertanian dengan turun langsung ke lapangan," tambah Meizar.

Dirinya berharap tiga program tersebut mampu menjawab tantangan dunia kerja dan optimalisasi pertanian Indonesia, karena seluruh peserta akan mendapatkan pendampingan pada tataran teknis dunia kerja oleh tim PKT, sehingga bisa menjadi bekal untuk peningkatan daya saing dan kompetensi diri.

“Semoga para peserta dapat meningkatkan daya kreasi dan menimba pengalaman, dengan mengaplikasikan langsung ilmu yang dimiliki pada dunia kerja sesungguhnya,” harap Meizar.

 

 


Apresiasi

Pabrik Pupuk Kaltim
Perbesar
Pabrik Pupuk Kaltim

Sekretaris BPPSDMP Kementerian Pertanian Siti Munifah, memberikan apresiasi terlaksananya PAC Batch VI dan PAC Makmur PKT untuk membekali generasi muda menghadapi dunia kerja secara langsung di lapangan.

Dirinya menyebut PAC ini sebagai langkah awal dalam mendukung pengembangan sektor pertanian yang direalisasikan sinergi BUMN melalui program Makmur, dengan melibatkan milenial sebagai pendamping untuk turun langsung di lapangan.

Melalui kolaborasi ini, pendidikan karakter dan kapasitas para mahasiswa dalam implementasi keilmuan bisa terfasilitasi dengan baik, sehingga kedepan dapat memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan pertanian dalam negeri. Seiring terciptanya tenaga kerja terampil melalui PAC ini, Siti Munifah juga berharap para peserta dapat turut diberdayakan dan dilibatkan PKT maupun Pupuk Indonesia, untuk pendampingan para petani di seluruh wilayah Makmur secara kontinyu.

"Untuk itu kami berpesan, para peserta khususnya dari Politeknik Kementerian Pertanian, dapat mengikuti program ini dengan baik sekaligus mengasah kemampuan selama mengikuti program, agar ilmu yang dimiliki bermanfaat bagi kemajuan sektor pertanian Indonesia," harap Siti Munifah.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Video Pilihan Hari Ini

BERANI BERUBAH: Cerita Perempuan Penjaga Hutan Sumba

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya