Cara Perumnas Ikut Ambil Bagian Perangi Virus Corona

Oleh Nurmayanti pada 03 Apr 2020, 20:31 WIB
Diperbarui 03 Apr 2020, 20:31 WIB
Bantuan Perumnas Covid-19

Liputan6.com, Jakarta Perum Perumnas bersama dengan 17 BUMN lainnya yang tergabung dalam Satgas Bencana BUMN, diinisiasi Kementerian BUMN melaksanakan tanggap dalam penanganan wabah Virus Corona atau Covid 19 di wilayah Jakarta Timur.

Langkah BUMN dalam upayanya menanggulangi penyebaran COVID 19 di Indonesia khususnya di Jabodetabek yang merupakan area tertinggi dalam penyebaran virus ini.

Selain di Jakarta Timur, Perumnas juga turut membantu area Kota Tangerang Selatan tepatnya di wilayah Stasiun Rawa Buntu dalam membangun sarana pencegahan COVID 19 ini.

"Saat ini Perumnas terfokus pada area kelurahan Malaka, kecamatan Duren Sawit JakartaTimur, namun kedepannya akan meluas di kecamatan lainnya di Jakarta Timur," ujar Direktur Keuangan Perumnas, Eko Yuliantoro dalam keterangannya, Kamis (3/4/2020).

Beberapa inisiasi yang dilakukan perusahaan, yaitu bantuan penyemprotan desinfektan dan pembangunan sarana cuci tangan di kecamatan duren sawit tersebut.

Khususnya bantuan pembangunan sarana cuci tangan di Kecamatan Duren Sawit ini, dilakukan secara serentak bersama-sama BUMN lain di beberapa Kecamatan di Jakarta Timur sebagai kesepakatan bersama dengan kelompok Satgas Bencana Jakarta Timur yang ditugaskan Kementerian BUMN.

"Kami juga memperhatikan area potensial penyebaran COVID 19 yang berdekatan dengan area proyek operasional Perumnas. Bantuan pencegahan penularan virus ini pun kami siapkan, yang diawali di area stasiun Rawa Buntu Tangerang Selatan. Perumnas juga membangun sarana cuci tangan di wilayah itu," papar Eko.

 

2 dari 2 halaman

Putus Mata Rantai

Dalam menghadapi situasi seperti ini, pemutusan mata rantai penularan COVID 19 adalah penting adanya. Perumnas dengan seluruh BUMN lainnya turut berpartisipasi dalam mewujudkan hal itu.

Saat ini wilayah yang bersinggungan dengan wilayah operasional Perumnas yang menjadi fokus dalam memberikan bantuan.

Namun kedepannya akan meluas di wilayah lainnya yang merupakan titik penyebaran tertinggi COVID 19 ini, tutupnya. 

Lanjutkan Membaca ↓