<i>Meugang</i>, Tradisi Makan Daging di Aceh

Oleh Liputan6 pada 06 Mar 2001, 13:16 WIB
060301bDaging.jpg
Liputan6.com, Banda Aceh: Kendati daging bukan barang langka di Aceh, bagi masyarakat Serambi Mekah makan daging adalah tradisi tersendiri menjelang hari raya. Tradisi yang di sebut meugang ini, biasanya digelar menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Meugang di Tanah Rencong itu sudah berlangsung selama ratusan tahun. Kebiasaan ini secara turun- temurun dilaksanakan dan dijaga kelestariannya. Pada hari meugang, setiap keluarga memasak daging. Ini membuat pedagang musiman banyak muncul pada menjelang Idul Adha. Daging yang banyak diperjualbelikan, antara lain adalah daging sapi dan kerbau. Karena permintaan terus meningkat, harga daging biasanya melonjak tajam di saat Idul Adha.

Tradisi meugang, di desa biasanya berlangsung sehari sebelum hari raya dan Ramadhan. Sedang di kota-kota, meugang berlangsung dua hari. Semula meugang hanya dilakukan warga asli Aceh, kini tradisi ini juga dilaksanakan warga pendatang di Tanah Rencong.(AWD/Muktarudin Yakub dan Feri Efendi).

Live Streaming EMTEK GOES TO CAMPUS 2018 di Surabaya

Tutup Video