Bupati Bogor Minta Alat Berat, Jokowi: Kita Beri 3 Eskavator

Oleh Luqman Rimadi pada 28 Jan 2014, 14:21 WIB
Diperbarui 28 Jan 2014, 14:21 WIB
jokowi-140128b.jpg
Perbesar
Bupati Bogor Rachmat Yasin meminta Pemprov DKI Jakarta tidak hanya memberikan bantuan berupa dana hibah, namun juga bantuan berupa pemberian alat berat untuk melakukan kegiatan normalisasi kali dan sungai. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun menyanggupi permintaan tersebut.

"Alat berat nanti kita akan beri bantuan berupa 3 eskavator apung," ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu di Balaikota Jakarta, Selasa, (28/1/2014).

Menurut Jokowi, 3 eskavator apung itu untuk membantu program pengerukan dan pelebaran sungai dan situ yang mengalirkan air dari hulu menuju Jakarta. Berdasarkan pengakuan Bupati Bogor, hampir seluruh sungai dan situ di wilayah tersebut sudah lama tidak dikeruk.

"Situ-situ itu kalau dikeruk akan mengurangi air yang datang ke Jakarta. Total 95 situ dan waduk yang puluhan tahun nggak pernah dirawat, nggak pernah dipelihara, makanya dengan tambahan alat supaya normalisasi di sana bisa maksimal," kata Jokowi.

Pemprov DKI setiap tahunnya memang menganggarkan bantuan berupa dana hibah kepada Pemkab Bogor untuk menyelesaikan permasalahan di daerahnya yang juga terkait dengan kepentingan Pemprov DKI. Salah satu penyaluran dana tersebut yaitu untuk program penertiban vila liar.

Untuk program tersebut, Pemkab Bogor mendapatkan dukungan dana mencapai Rp 5 miliar. "Untuk ini, Pemprov DKI membantu cukup besar, tahun ini Insya Allah Rp 5 miliar, dan tahun lalu Rp 2,1 miliar, bisa kita tuntaskan," kata Bupati Bogor Rachmat Yasin. (Ado/Mut)

Baca juga:

Bupati Bogor: Tak Ada Warga Tolak 2 Waduk Baru Jokowi
Tangani Banjir Jakarta, Bupati Bogor Temui Jokowi
Bangun Waduk Ciawi dan Sukamahi, Jokowi Jamu Bupati Bogor