[VIDEO] Perbaikan Jalan Ambles Lamban, Jalur Pantura Tersendat

Oleh Liputan6 pada 24 Jan 2014, 20:48 WIB
Diperbarui 24 Jan 2014, 20:48 WIB
dampak-banjir-pantura-140124-c.jpg
Perbesar
Proses perbaikan ruas jalan Pantura sepanjang 8 kilometer yang ambles akibat banjir di Mandalawangi, Subang, Jawa Barat berjalan lamban dan molor dari target.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Jumat (24/1/2014), Molornya proses perbaikan menyebabkan kemacetan arus lalu lintas yang didominasi truk ekspedisi dari dan menuju ke Jakarta mengular sepanjang 25 kilometer.

Para sopir truk yang terjebak kemacetan sejak dari Cikalong, Karawang terpaksa tidur di kendaraan dengan perbekalan yang semakin menipis. Petugas pun memberlakukan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan.

Sementara itu, petugas Kementerian Pekerjaan Umum juga tengah berupaya mengangkat bongkahan aspal jalur Pantura yang berukuran 4x3 meter yang ambles sedalam 5 meter. Kerusakan ini diakibatkan hujan dan aliran air deras yang menggerus tepian gorong-gorong di Kecamatan losarang, Kabupaten Indramayu.

Petugas terpaksa mengalihkan arus kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah ke jalur yang berada di sebelah ruas jalan yang ambles. Karena proses perbaikan diperkirakan memakan waktu minimal 1 minggu.

Banjir yang melanda wilayah Indramayu, Jawa Barat yang belum sepenuhnya surut memaksa ratusan korban banjir untuk tetap mengungsi di sepanjang tepi jalur Pantura, sejak 4 hari terakhir dengan beratapkan terpal dan alas seadanya.

Sebagian korban banjir yang mengungsi di balai desa, masjid maupun musala juga belum berani meninggalkan pengungsian. Berbagai penyakit mulai menyerang para pengungsi. Mereka mengeluhkan tidak meratanya layanan posko kesehatan bagi pengungsi.

Akibat banjir, sejumlah ruas jalan di jalur Pantura dari Indramayu hingga Pamanukan rusak parah sepanjang lebih dari 10 kilometer. (Nfs/Sss)

Baca juga:

Jalur Pantura Tegal Rusak Makan Korban, 1 Tewas
Kedinginan dan Kelaparan, Korban Banjir di Indramayu Tewas
[VIDEO] Jalur Pantura Rusak Akibat Diterjang Banjir